Family Osphronemidae · Order Perciformes
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Tan, Heok Hui
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-33.3% vs 2024
Giant Betta (Betta anabatoides) termasuk dalam famili Osphronemidae, ordo Perciformes. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 36 kali di Indonesia, tersebar di 3 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1858.
Kalimantan Tengah merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 12 catatan (33.3% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Betta anabatoides sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan catatan hanya di 3 provinsi, pemahaman tentang persebaran aktual Giant Betta di Indonesia masih memerlukan survei lapangan lebih lanjut.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Kalimantan Tengah | 12 | 33.3% |
| 2 | Kalimantan Barat | 2 | 5.6% |
| 3 | Jambi | 1 | 2.8% |
Jumlah catatan observasi Betta anabatoides di Indonesia per tahun
Betta anabatoides
Foto: Tan, Heok Hui
Betta anabatoides
Foto: Tan, Heok Hui
Betta anabatoides
Foto: Tan, Heok Hui
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Giant Betta | Inggris | Catalogue of Life |
Giant Betta (Betta anabatoides) telah tercatat di 3 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Kalimantan Tengah dengan 12 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 36 catatan observasi Giant Betta (Betta anabatoides) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1858. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Giant Betta memiliki nama ilmiah Betta anabatoides. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Order Perciformes, Family Osphronemidae, Genus Betta.
20 titik observasi Betta anabatoides di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.