Biodiversitas Nusantara
Pencarian

Ranking Biodiversitas per Provinsi Indonesia

Peringkat 38 provinsi di Indonesia berdasarkan jumlah rekaman observasi keanekaragaman hayati yang tercatat. Data ini mencerminkan intensitas penelitian dan dokumentasi biodiversitas di setiap wilayah.

Total Rekaman Nasional

5.398.141

Rata-rata per Provinsi

25.414

Tertinggi

241.706

Maluku

Terendah

189

Sulawesi Tengah

Urutkan:

Menampilkan 38 provinsi

Catatan tentang Data

Peringkat di atas didasarkan pada jumlah rekaman observasi yang tersedia, bukan pada jumlah spesies aktual atau tingkat keanekaragaman hayati sesungguhnya. Provinsi dengan jumlah rekaman rendah belum tentu memiliki keanekaragaman hayati yang rendah — hal ini lebih sering mencerminkan kurangnya kegiatan survei dan dokumentasi. Faktor-faktor seperti aksesibilitas wilayah, infrastruktur penelitian, dan keberadaan lembaga riset sangat mempengaruhi volume data yang tersedia. Kami mendorong lebih banyak kegiatan citizen science dan ekspedisi penelitian di provinsi-provinsi yang masih kurang terdokumentasi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Provinsi mana yang memiliki keanekaragaman hayati tercatat paling tinggi di Indonesia?

Berdasarkan data yang tercatat, Maluku memiliki jumlah rekaman keanekaragaman hayati tertinggi dengan 241.706 rekaman observasi. Angka ini mencerminkan intensitas penelitian dan dokumentasi di wilayah tersebut.

Apakah rendahnya jumlah rekaman berarti rendahnya keanekaragaman hayati?

Tidak selalu. Rendahnya jumlah rekaman di suatu provinsi bisa disebabkan oleh terbatasnya kegiatan survei, kurangnya infrastruktur penelitian, atau sulitnya akses geografis. Banyak provinsi di Indonesia timur yang memiliki keanekaragaman hayati sangat tinggi namun masih kurang tersurvei.

Dari mana data keanekaragaman hayati ini berasal?

Seluruh data bersumber dari berbagai institusi riset, museum, dan komunitas ilmuwan warga di seluruh dunia yang terhimpun dalam jaringan internasional data biodiversitas terbuka.