Family Osphronemidae · Order Perciformes
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
Foto belum tersedia
Otoritas penamaan: Kottelat, 1995 (1995)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): DD Data Kurang
Dipublikasikan dalam: Kottelat, M. (1995). Four new species of fishes from the middle Kapuas Basin, Indonesian Borneo (Osteichthyes: Cyprinidae and Belontiidae). <em>Raffles Bulletin of Zoology.</em> 43(1): 51-64.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+125.0% vs 2011
Longfin Betta (Betta enisae) termasuk dalam famili Osphronemidae, ordo Perciformes. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 15 kali di Indonesia, tersebar di 1 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 2011.
Kalimantan Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 9 catatan (60.0% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Betta enisae menunjukkan peningkatan signifikan (+125%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 2011.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Kalimantan Barat | 9 | 60.0% |
Jumlah catatan observasi Betta enisae di Indonesia per tahun
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Longfin Betta | Inggris | Catalogue of Life |
| bojovnice Enisina | ces | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 15 observasi, Kalimantan Barat adalah provinsi dengan catatan Longfin Betta (Betta enisae) terbanyak — 9 observasi (60.0% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 1 provinsi.
Catatan pertama Longfin Betta (Betta enisae) di Indonesia tercatat pada tahun 2011. Hingga kini terdapat 15 catatan dari 1 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Longfin Betta (Betta enisae) berstatus "Data Kurang" (kode DD). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Betta enisae diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Order Perciformes, Family Osphronemidae, Genus Betta. Spesies ini dideskripsikan oleh Kottelat, 1995.
15 titik observasi Betta enisae di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.