Conservation: IUCN / SSC Action Plan (1992) – Rare. IUCN 2003 – Lower Risk (nt).
Sumber: Order Chiroptera - Family Pteropodidae
Family Pteropodidae · Order Chiroptera
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Voon-Ching Lim;Rosli Ramli;Subha Bhassu;John-James Wilson
Otoritas penamaan: (Thomas, 1890) (1890)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): NT Hampir Terancam
Dipublikasikan dalam: Ann. Mag. Nat. Hist., ser. 6 vol.5 p.235
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+0.0% vs 1979
Kusing Dayak (Dyacopterus spadiceus) termasuk dalam famili Pteropodidae, ordo Chiroptera, kelas Mammalia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 6 kali di Indonesia, tersebar di 1 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1979.
Kalimantan Timur merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 1 catatan (16.7% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Dyacopterus spadiceus relatif stabil pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1979.
Catatan deskriptif tentang Dyacopterus spadiceus dari sumber literatur primer (via GBIF).
Conservation: IUCN / SSC Action Plan (1992) – Rare. IUCN 2003 – Lower Risk (nt).
Sumber: Order Chiroptera - Family Pteropodidae
Distribution: NW Borneo including Bunei, Luzon and Mindanao (Philippines), Malaya, possibly S Thailand.
Sumber: Order Chiroptera - Family Pteropodidae
STATUS: IUCN - Insufficiently known.
Sumber: Order Chiroptera
DISTRIBUTION: Sumatra; Borneo; W Malaysia; Luzon and Mindanao (Philippines).
Sumber: Order Chiroptera
Recorded at: Pahang: Krau Wildlife Reserve [11, 42]; Perak: Temengor Forest Reserve [46, 47]; Selangor: Bukit Kutu Wildlife Reserve [51], Sungai Dusun Forest Reserve [56]; Kedah: Ulu Muda Forest Reserve [57].
Sumber: A checklist of the bats of Peninsular Malaysia and progress towards a DNA barcode reference library
DISTRIBUTION: Sumatra; Borneo; Malaya.
Sumber: Order Chiroptera
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Dyacopterus spadiceus dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Cynopterus spadiceus | Thomas, 1890 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Kalimantan Timur | 1 | 16.7% |
Jumlah catatan observasi Dyacopterus spadiceus di Indonesia per tahun
Dyacopterus spadiceus
Foto: Voon-Ching Lim;Rosli Ramli;Subha Bhassu;John-James Wilson
Dyacopterus spadiceus
Foto: Don E. Wilson;Russell A. Mittermeier
Dyacopterus spadiceus
Foto: Don E. Wilson;Russell A. Mittermeier
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Cecadu Dayak | Melayu | Catalogue of Life |
| Common Dayak Fruit Bat | Inggris | Pteropodidae |
| Common Dyak Fruit Bat | Inggris | Catalogue of Life |
| Cynoptére dayak | Prancis | Pteropodidae |
| Dajakolot sundajski | pol | Catalogue of Life |
| Dayak Fruit Bat | Inggris | Catalogue of Life |
| Dyacoptero dayak | - | Pteropodidae |
| Dyak Fruit Bat | Inggris | Order Chiroptera - Family Pteropodidae |
| Gemeiner Dayak-Flughund | Jerman | Catalogue of Life |
| Gewohnlicher Dayak-Flughund | Jerman | Catalogue of Life |
| Kusing Dayak | Indonesia | Catalogue of Life |
| kaloň hnědý | ces | Catalogue of Life |
| valkokurkkuhekko | fin | Catalogue of Life |
| Бурый крылан | rus | Catalogue of Life |
| ค้างคาวดายัค | tha | Catalogue of Life |
| ダヤクフルーツコウモリ | Jepang | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 6 observasi, Kalimantan Timur adalah provinsi dengan catatan Kusing Dayak (Dyacopterus spadiceus) terbanyak — 1 observasi (16.7% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 1 provinsi.
Catatan pertama Kusing Dayak (Dyacopterus spadiceus) di Indonesia tercatat pada tahun 1979. Hingga kini terdapat 6 catatan dari 1 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Kusing Dayak (Dyacopterus spadiceus) berstatus "Hampir Terancam" (kode NT). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Dyacopterus spadiceus dikenal dengan beberapa nama lokal: Kusing Dayak. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Ya, Dyacopterus spadiceus memiliki 1 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Cynopterus spadiceus. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Dyacopterus spadiceus diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Mammalia, Order Chiroptera, Family Pteropodidae, Genus Dyacopterus. Spesies ini dideskripsikan oleh (Thomas, 1890).
2 titik observasi Dyacopterus spadiceus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.