Measurements. Length 50.2, width 36.4, thickness 31.2 mm.
Sumber: Recent brachiopods from north-western Australia
Family Terebratulidae · Order Terebratulida
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Bitner, Maria Aleksandra
Otoritas penamaan: (Dall, 1920) (1920)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): NE Belum Dievaluasi
Dipublikasikan dalam: Cooper, G. A. (1983). The Terebratulacea (Brachiopoda), Triassic to recent: A study of the brachidia (loops). Smithsonian Contributions to Paleobiology, 50:1– 445, 17 fig., 77 pl., 86 tables. https://www.marinespecies.org/aphia.php?p=sourcedetails&id=222366
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
N/A
Dysedrosia borneoensis (Dysedrosia borneoensis) termasuk dalam famili Terebratulidae, ordo Terebratulida, kelas Rhynchonellata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 9 kali di Indonesia, tersebar di 0 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1899.
Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Catatan deskriptif tentang Dysedrosia borneoensis dari sumber literatur primer (via GBIF).
Measurements. Length 50.2, width 36.4, thickness 31.2 mm.
Sumber: Recent brachiopods from north-western Australia
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Dysedrosia borneoensis dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Gryphus borneoensis | Dall, 1920 | SYNONYM |
Jumlah catatan observasi Dysedrosia borneoensis di Indonesia per tahun
Data tren temporal belum tersedia
Dysedrosia borneoensis
Foto: Bitner, Maria Aleksandra
Dysedrosia borneoensis (Dysedrosia borneoensis) memiliki catatan terbatas di Indonesia. Data distribusi yang tercatat masih sangat sedikit, dan diperlukan survei lapangan tambahan untuk memetakan persebarannya secara lengkap.
Catatan pertama Dysedrosia borneoensis (Dysedrosia borneoensis) di Indonesia tercatat pada tahun 1899. Hingga kini terdapat 9 catatan dari 0 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Ya, Dysedrosia borneoensis memiliki 1 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Gryphus borneoensis. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Dysedrosia borneoensis diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Brachiopoda, Class Rhynchonellata, Order Terebratulida, Family Terebratulidae, Genus Dysedrosia. Spesies ini dideskripsikan oleh (Dall, 1920).
Belum ada data lokasi untuk Dysedrosia borneoensis