Family Cyprinidae · Order Cypriniformes
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
Foto belum tersedia
Otoritas penamaan: (Bleeker, 1852) (1852)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-75.0% vs 2015
Hampala ampalong (Hampala ampalong) termasuk dalam famili Cyprinidae, ordo Cypriniformes. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 21 kali di Indonesia, tersebar di 1 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1909.
Sumatera Selatan merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 4 catatan (19.0% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Hampala ampalong menunjukkan penurunan signifikan (-75%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1909.
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Hampala ampalong dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Barbus ampalong | (Bleeker, 1852) | SYNONYM |
| Capoeta ampalong | Bleeker, 1852 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Sumatera Selatan | 4 | 19.0% |
Jumlah catatan observasi Hampala ampalong di Indonesia per tahun
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| hampala sumaterská | ces | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 21 observasi, Sumatera Selatan adalah provinsi dengan catatan Hampala ampalong (Hampala ampalong) terbanyak — 4 observasi (19.0% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 1 provinsi.
Catatan pertama Hampala ampalong (Hampala ampalong) di Indonesia tercatat pada tahun 1909. Hingga kini terdapat 21 catatan dari 1 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Hampala ampalong (Hampala ampalong) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Ya, Hampala ampalong memiliki 2 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Barbus ampalong, Capoeta ampalong. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Hampala ampalong diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Order Cypriniformes, Family Cyprinidae, Genus Hampala. Spesies ini dideskripsikan oleh (Bleeker, 1852).
13 titik observasi Hampala ampalong di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.