Distribution in Borneo. This species is widespread in Borneo, from sea level to 700 m a. s. l. (Stuebing et al. 2014).
Sumber: New herpetofaunal records from Gunung Mulu National Park and its surrounding areas in Borneo
Family Colubridae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
Foto: Fukuyama, Ryobu;Fukuyama, Ibuki;Kurita, Takaki;Kojima, Yosuke;Hossman, Mohamad Yazid;Noda, Akihiro;Nishikawa, Kanto
Otoritas penamaan: (Boulenger, 1887) (1887)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Dipublikasikan dalam: Boulenger, G. A. On new reptiles and batrachians from North Borneo.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+100.0% vs 2024
Sabah Keelback (Hebius flavifrons) termasuk dalam famili Colubridae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 14 kali di Indonesia, tersebar di 4 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1925.
Kalimantan Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 9 catatan (64.3% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Hebius flavifrons menunjukkan peningkatan signifikan (+100%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1925.
Catatan deskriptif tentang Hebius flavifrons dari sumber literatur primer (via GBIF).
Distribution in Borneo. This species is widespread in Borneo, from sea level to 700 m a. s. l. (Stuebing et al. 2014).
Sumber: New herpetofaunal records from Gunung Mulu National Park and its surrounding areas in Borneo
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Hebius flavifrons dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Amphiesma flavifrons | (Boulenger, 1887) | SYNONYM |
| Natrix flavifrons | (Boulenger, 1887) | SYNONYM |
| Tropidonotus flavifrons | Boulenger, 1887 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Kalimantan Barat | 9 | 64.3% |
| 2 | Kalimantan Tengah | 1 | 7.1% |
| 3 | Kalimantan Timur | 1 | 7.1% |
| 4 | Kalimantan Utara | 1 | 7.1% |
Jumlah catatan observasi Hebius flavifrons di Indonesia per tahun
Hebius flavifrons
Foto: Fukuyama, Ryobu;Fukuyama, Ibuki;Kurita, Takaki;Kojima, Yosuke;Hossman, Mohamad Yazid;Noda, Akihiro;Nishikawa, Kanto
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Hvidpandet Kølsnog | dan | Catalogue of Life |
| Sabah Keelback | Inggris | Catalogue of Life |
| White-fronted Water Snake | Inggris | Catalogue of Life |
| 沙巴腹鏈蛇 | Mandarin | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 14 observasi, Kalimantan Barat adalah provinsi dengan catatan Sabah Keelback (Hebius flavifrons) terbanyak — 9 observasi (64.3% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 4 provinsi.
Catatan pertama Sabah Keelback (Hebius flavifrons) di Indonesia tercatat pada tahun 1925. Hingga kini terdapat 14 catatan dari 4 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Sabah Keelback (Hebius flavifrons) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Ya, Hebius flavifrons memiliki 3 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Amphiesma flavifrons, Natrix flavifrons, Tropidonotus flavifrons. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Hebius flavifrons diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Colubridae, Genus Hebius. Spesies ini dideskripsikan oleh (Boulenger, 1887).
12 titik observasi Hebius flavifrons di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.