Family Cyprinidae · Order Cypriniformes
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
7 titik observasi Rasbora hubbsi di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.
Foto belum tersedia
Otoritas penamaan: Brittan, 1954 (1954)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Dipublikasikan dalam: Brittan, M. R. (1954). A revision of the Indo-Malayan fresh-water fish genus Rasbora. <em>Monographs of the Institute of Science and Technology, Manila Monograph.</em> 3: 1-224 + maps 1-3.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-97.1% vs 2014
Rasbora hubbsi (Rasbora hubbsi) termasuk dalam famili Cyprinidae, ordo Cypriniformes. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 217 kali di Indonesia, tersebar di 2 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1990.
Kalimantan Utara merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 3 catatan (1.4% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Rasbora hubbsi menunjukkan penurunan signifikan (-97%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1990.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Kalimantan Utara | 3 | 1.4% |
| 2 | Kalimantan Timur | 1 | 0.5% |
Jumlah catatan observasi Rasbora hubbsi di Indonesia per tahun
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| razbora Hubbsova | ces | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 217 observasi, Kalimantan Utara adalah provinsi dengan catatan Rasbora hubbsi (Rasbora hubbsi) terbanyak — 3 observasi (1.4% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 2 provinsi.
Catatan pertama Rasbora hubbsi (Rasbora hubbsi) di Indonesia tercatat pada tahun 1990. Hingga kini terdapat 217 catatan dari 2 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Rasbora hubbsi (Rasbora hubbsi) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Rasbora hubbsi diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Order Cypriniformes, Family Cyprinidae, Genus Rasbora. Spesies ini dideskripsikan oleh Brittan, 1954.