Family Naviculaceae · Order Naviculales
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
9 titik observasi Seminavis delicatula di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.
Foto belum tersedia
Otoritas penamaan: Wachnicka & Gaiser, 2007 (2007)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): NE Belum Dievaluasi
Dipublikasikan dalam: Wachnicka, A.H. & Gaiser, E.E. (2007). Characterization of Amphora and Seminavis from South Florida, U.S.A. Diatom Research, 22(2): 387-455
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
N/A
Seminavis delicatula (Seminavis delicatula) termasuk dalam famili Naviculaceae, ordo Naviculales, kelas Bacillariophyceae. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 9 kali di Indonesia, tersebar di 0 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 2020.
Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Jumlah catatan observasi Seminavis delicatula di Indonesia per tahun
Data tren temporal belum tersedia
Seminavis delicatula (Seminavis delicatula) memiliki catatan terbatas di Indonesia. Data distribusi yang tercatat masih sangat sedikit, dan diperlukan survei lapangan tambahan untuk memetakan persebarannya secara lengkap.
Catatan pertama Seminavis delicatula (Seminavis delicatula) di Indonesia tercatat pada tahun 2020. Hingga kini terdapat 9 catatan dari 0 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Seminavis delicatula diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Chromista, Phylum Ochrophyta, Class Bacillariophyceae, Order Naviculales, Family Naviculaceae, Genus Seminavis. Spesies ini dideskripsikan oleh Wachnicka & Gaiser, 2007.