Family Scincidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
9 titik observasi Sphenomorphus fuscolineatus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.
Foto belum tersedia
Otoritas penamaan: Greer & Shea, 2004 (2004)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Dipublikasikan dalam: Greer, A. E., & Shea, G. A new character within the taxonomically difficult Sphenomorphus group of Lygosomine skinks, with a description of a new species from New Guinea.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
-
belum tersedia
Tren Tahunan
+0%
N/A
Dark-lined Forest Skink (Sphenomorphus fuscolineatus) termasuk dalam famili Scincidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 9 kali di Indonesia, tersebar di 0 provinsi.
Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Jumlah catatan observasi Sphenomorphus fuscolineatus di Indonesia per tahun
Data tren temporal belum tersedia
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Dark-lined Forest Skink | Inggris | Catalogue of Life |
Dark-lined Forest Skink (Sphenomorphus fuscolineatus) memiliki catatan terbatas di Indonesia. Data distribusi yang tercatat masih sangat sedikit, dan diperlukan survei lapangan tambahan untuk memetakan persebarannya secara lengkap.
Menurut IUCN Red List, Dark-lined Forest Skink (Sphenomorphus fuscolineatus) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Sphenomorphus fuscolineatus diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Scincidae, Genus Sphenomorphus. Spesies ini dideskripsikan oleh Greer & Shea, 2004.