Breeding regions are AF, OR. Breeding subregions are widespread, also s PAL.
Sumber: IOC World Bird List, v
Family Accipitridae · Order Accipitriformes
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
3 titik observasi Accipiter badius di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.

Foto: Stichting Xeno-canto voor Natuurgeluiden | http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/
Otoritas penamaan: (Gmelin, 1788) (1788)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+100.0% vs 2024
Shikra (Accipiter badius) termasuk dalam famili Accipitridae, ordo Accipitriformes, kelas Aves. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 7 kali di Indonesia, tersebar di 1 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1912.
Aceh merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 1 catatan (14.3% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Accipiter badius menunjukkan peningkatan signifikan (+100%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1912.
Catatan deskriptif tentang Accipiter badius dari sumber literatur primer (via GBIF).
Breeding regions are AF, OR. Breeding subregions are widespread, also s PAL.
Sumber: IOC World Bird List, v
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Accipiter badius dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Falco badius | Gmelin, 1788 | HOMOTYPIC_SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Aceh | 1 | 14.3% |
Jumlah catatan observasi Accipiter badius di Indonesia per tahun
Accipiter badius
Foto: Stichting Xeno-canto voor Natuurgeluiden
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/Accipiter badius
Foto: Stichting Xeno-canto voor Natuurgeluiden
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Schikra | Jerman | Taxon list of animals with German names (worldwide) compiled at the SMNS |
| Shikra | Inggris | IOC World Bird List, v |
| shikra | Inggris | Phthiraptera.myspecies.info |
| ស្ទាំងស្លាបឆែក | khm | Checklist of extant species recorded in Keo Seima Wildlife Sanctuary, Cambodia |
| shikrahauk | nob | - |
| Epervier shikra | Prancis | The IUCN Red List of Threatened Species |
| البيدق | ara | The IUCN Red List of Threatened Species |
Berdasarkan data 7 observasi, Aceh adalah provinsi dengan catatan Shikra (Accipiter badius) terbanyak — 1 observasi (14.3% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 1 provinsi.
Catatan pertama Shikra (Accipiter badius) di Indonesia tercatat pada tahun 1912. Hingga kini terdapat 7 catatan dari 1 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Shikra (Accipiter badius) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Ya, Accipiter badius memiliki 1 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Falco badius. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Accipiter badius diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Aves, Order Accipitriformes, Family Accipitridae, Genus Accipiter. Spesies ini dideskripsikan oleh (Gmelin, 1788).