central and southern Thai-Malay Peninsula, Sumatra, Natuna Islands, and Borneo
Sumber: The Clements Checklist
Family Podargidae · Order Caprimulgiformes
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: aleksei_korolev | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Otoritas penamaan: (J.E.Gray, 1829) (1829)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): VU Rentan
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-97.5% vs 2024
Paruh-kodok besar (Batrachostomus auritus) termasuk dalam famili Podargidae, ordo Caprimulgiformes, kelas Aves. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 299 kali di Indonesia, tersebar di 4 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1858.
Lampung merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 31 catatan (10.4% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Batrachostomus auritus menunjukkan penurunan signifikan (-98%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1858.
Catatan deskriptif tentang Batrachostomus auritus dari sumber literatur primer (via GBIF).
central and southern Thai-Malay Peninsula, Sumatra, Natuna Islands, and Borneo
Sumber: The Clements Checklist
Breeding regions are OR. Breeding subregions are Malay Pen., Sumatra, n Natuna Is. (nw of Borneo), Borneo and Labuan (w of ne Borneo).
Sumber: IOC World Bird List, v
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Batrachostomus auritus dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Podargus auritus | J.E.Gray, 1829 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Lampung | 31 | 10.4% |
| 2 | Kalimantan Timur | 3 | 1.0% |
| 3 | Jawa Timur | 1 | 0.3% |
| 4 | Kalimantan Tengah | 1 | 0.3% |
Jumlah catatan observasi Batrachostomus auritus di Indonesia per tahun
Batrachostomus auritus
Foto: aleksei_korolev
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Batrachostomus auritus
Foto: rthunen
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Batrachostomus auritus
Foto: Remco Hofland
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Batrachostomus auritus
Foto: Remco Hofland
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Batrachostomus auritus
Foto: Remco Hofland
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Batrachostomus auritus
Foto: Remco Hofland
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Batrachostomus auritus
Foto: Remco Hofland
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Batrachostomus auritus
Foto: Remco Hofland
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Bocca di rana maggiore | Italia | Catalogue of Life |
| Büyük Kocaağız | tur | Catalogue of Life |
| Grote Kikkerbek | Belanda | Catalogue of Life |
| Large Frogmouth | Inggris | IOC World Bird List, v |
| Large frogmouth | Inggris | The Paleobiology Database |
| Paruh-kodok besar | Indonesia | Catalogue of Life |
| Podarge oreillard | Prancis | Catalogue of Life |
| Podargo orejudo | Spanyol | Catalogue of Life |
| Riesen-Froschmaul | Jerman | Catalogue of Life |
| Riesenfroschmaul | Jerman | Catalogue of Life |
| Riesenschwalm | Jerman | Catalogue of Life |
| Stor Bladfrømund | - | Catalogue of Life |
| Velika žabousta | srp | Catalogue of Life |
| boca-de-sapo-orelhudo | Portugis | Catalogue of Life |
| didysis varliažiotis | lit | Catalogue of Life |
| gębal uszaty | pol | Catalogue of Life |
| isopöllökehrääjä | fin | Catalogue of Life |
| kurrefroskemunn | nor | Catalogue of Life |
| lelkoun ušatý | ces | Catalogue of Life |
| orela podargo | epo | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 299 observasi, Lampung adalah provinsi dengan catatan Paruh-kodok besar (Batrachostomus auritus) terbanyak — 31 observasi (10.4% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 4 provinsi.
Catatan pertama Paruh-kodok besar (Batrachostomus auritus) di Indonesia tercatat pada tahun 1858. Hingga kini terdapat 299 catatan dari 4 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Paruh-kodok besar (Batrachostomus auritus) berstatus "Rentan" (kode VU). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Batrachostomus auritus dikenal dengan beberapa nama lokal: Paruh-kodok besar. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Ya, Batrachostomus auritus memiliki 1 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Podargus auritus. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Batrachostomus auritus diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Aves, Order Caprimulgiformes, Family Podargidae, Genus Batrachostomus. Spesies ini dideskripsikan oleh (J.E.Gray, 1829).
150 titik observasi Batrachostomus auritus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.