Memuat peta...
80 titik observasi di Jawa Timur
Peta LengkapTotal Rekaman
18.600
0.34% dari nasional
Estimasi Spesies
20
spesies tercatat
Peringkat Nasional
#11
dari 38 provinsi
Tren Tahunan
+18.9%
2025 vs 2024
Jawa Timur mencakup kompleks vulkanik besar Bromo-Tengger-Semeru dan Arjuno-Welirang, hutan jati yang luas di perbukitan batu kapur utara, serta sabana semi-kering Baluran di ujung paling timur Jawa yang menghadap Selat Bali.
Jawa Timur memiliki 18.600 rekaman observasi keanekaragaman hayati dalam basis data GBIF. Jumlah ini mencerminkan upaya dokumentasi yang moderat di wilayah tersebut. Sayangnya, jumlah ini 62% di bawah rata-rata nasional per provinsi, mengindikasikan perlunya peningkatan upaya dokumentasi.
Komposisi takson di Jawa Timur terdistribusi secara merata, yang menunjukkan dokumentasi yang komprehensif di berbagai kelompok organisme. Setidaknya 7 kelompok takson memiliki representasi yang signifikan, menjadikan provinsi ini sebagai contoh dokumentasi keanekaragaman hayati yang seimbang. Total 20 spesies unik telah tercatat di provinsi ini. Spesies paling sering teramati adalah Calotes versicolor dengan 319 rekaman.
Aktivitas survei dan dokumentasi di Jawa Timur mengalami peningkatan signifikan sebesar 92% dalam tiga tahun terakhir. Lonjakan ini kemungkinan didorong oleh meningkatnya partisipasi dalam program citizen science dan ekspedisi penelitian terstruktur. Puncak dokumentasi terjadi pada tahun 2025 dengan 3.641 rekaman. Data tersedia dari rentang tahun 1845 hingga 2026, mencakup 181 tahun observasi. Jawa Timur terletak di sebelah barat Garis Wallace, berada dalam zona zoogeografi Oriental dengan kekerabatan fauna yang erat dengan daratan Asia Tenggara.
Distribusi rekaman per kelompok takson
Klik nama takson untuk melihat detail spesies per kelompok di Jawa Timur
| # | Spesies | Rekaman |
|---|---|---|
| 1 | Calotes versicolor | 319 |
| 2 | Gekko gecko | 247 |
| 3 | Geopelia striata | 199 |
| 4 | Pycnonotus aurigaster | 183 |
| 5 | Ardeola speciosa | 142 |
| 6 | Duttaphrynus melanostictus | 137 |
| 7 | Felis catus | 137 |
| 8 | Macaca fascicularis | 133 |
| 9 | Orthetrum sabina | 104 |
| 10 | Eutropis multifasciata | 104 |
| 11 | Egretta garzetta | 103 |
| 12 | Hemidactylus platyurus | 103 |
| 13 | Chalcorana chalconota | 98 |
| 14 | Tringa glareola | 94 |
| 15 | Pavo muticus | 93 |
| 16 | Actitis hypoleucos | 90 |
| 17 | Trachypithecus auratus | 89 |
| 18 | Hypolimnas bolina | 87 |
| 19 | Rusa timorensis | 80 |
| 20 | Polypedates leucomystax | 78 |
Data rekaman keanekaragaman hayati di Jawa Timur tersedia dari tahun 1845 hingga 2026. Puncak dokumentasi terjadi pada tahun 2025 dengan 3.641 rekaman. Dalam periode 2020-2026, total 13.136 rekaman telah dikumpulkan.
Foto bersumber dari berbagai kontributor. Hak cipta milik masing-masing fotografer. Lisensi bervariasi per foto.
Jawa Timur memiliki 18.600 rekaman observasi keanekaragaman hayati yang tercatat. Angka ini menempatkan provinsi ini pada peringkat ke-11 secara nasional dari 38 provinsi di Indonesia.
Kelompok Serangga memiliki jumlah rekaman tertinggi di Jawa Timur. Dominasi kelompok ini dapat mencerminkan fokus penelitian tertentu, aksesibilitas pengamatan, atau kelimpahan alami di wilayah Jawa.
Berdasarkan data yang terhimpun, terdapat sekitar 20 spesies unik yang telah tercatat di Jawa Timur. Namun perlu dicatat bahwa angka ini kemungkinan jauh di bawah jumlah spesies yang sesungguhnya, karena banyak area yang belum tersurvei secara menyeluruh.
Belum. Data untuk Jawa Timur mencerminkan rekaman yang telah dikumpulkan dan dipublikasikan, bukan inventarisasi lengkap. Banyak area di provinsi ini masih memerlukan survei lebih lanjut, terutama untuk kelompok takson yang kurang terdokumentasi seperti serangga dan mikroorganisme.
Anda dapat berkontribusi melalui platform citizen science seperti iNaturalist. Dengan mengambil foto dan mendokumentasikan spesies yang Anda temui di Jawa Timur, Anda membantu meningkatkan pemahaman tentang biodiversitas di wilayah Jawa.