Family Osphronemidae · Order Perciformes
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
11 titik observasi Betta raja di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.

Foto: Hendra | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Otoritas penamaan: Tan & Ng, 2005 (2005)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Dipublikasikan dalam: Tan, H. H.; Ng, P. K. L. (2005). The labyrinth fishes (Teleostei: Anabanatoidei, Channoidei) of Sumatra, Indonesia. <em>Raffles Bulletin of Zoology Suppl.</em> 13: 115-138.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+200.0% vs 2024
Raja Betta (Betta raja) termasuk dalam famili Osphronemidae, ordo Perciformes. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 13 kali di Indonesia, tersebar di 2 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1907.
Jambi merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 7 catatan (53.8% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Betta raja menunjukkan peningkatan signifikan (+200%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1907.
Jumlah catatan observasi Betta raja di Indonesia per tahun
Betta raja
Foto: Hendra
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Betta raja
Foto: Hendra
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Betta raja
Foto: Hendra
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Betta raja
Foto: Hendra
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Betta raja
Foto: Hendra
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Betta raja
Foto: Rafael Abizar
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Betta raja
Foto: Rafael Abizar
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Betta raja
Foto: Rafael Abizar
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Betta raja
Foto: Hendra
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Betta raja
Foto: Hendra
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Betta raja
Foto: Hendra
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Betta raja
Foto: Hendra
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Beta-madrepérola | Portugis | Catalogue of Life |
| Raja Betta | Inggris | Catalogue of Life |
| bojovnice královská | ces | Catalogue of Life |
| 眼帶搏魚 | Mandarin | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 13 observasi, Jambi adalah provinsi dengan catatan Raja Betta (Betta raja) terbanyak — 7 observasi (53.8% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 2 provinsi.
Catatan pertama Raja Betta (Betta raja) di Indonesia tercatat pada tahun 1907. Hingga kini terdapat 13 catatan dari 2 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Raja Betta (Betta raja) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Betta raja diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Order Perciformes, Family Osphronemidae, Genus Betta. Spesies ini dideskripsikan oleh Tan & Ng, 2005.