Memuat peta...
80 titik observasi di Riau
Peta LengkapTotal Rekaman
11.524
0.21% dari nasional
Estimasi Spesies
20
spesies tercatat
Peringkat Nasional
#24
dari 38 provinsi
Tren Tahunan
+412.8%
2025 vs 2024
Riau sebagian besar merupakan dataran rendah yang didominasi oleh kubah gambut besar serta dataran banjir yang luas dari Sungai Siak, Kampar, dan Indragiri. Provinsi ini pernah memiliki lahan gambut tropis terdalam di dunia.
Riau memiliki 11.524 rekaman observasi keanekaragaman hayati dalam basis data GBIF. Jumlah ini mencerminkan upaya dokumentasi yang moderat di wilayah tersebut. Sayangnya, jumlah ini 77% di bawah rata-rata nasional per provinsi, mengindikasikan perlunya peningkatan upaya dokumentasi.
Komposisi takson di Riau terdistribusi secara merata, yang menunjukkan dokumentasi yang komprehensif di berbagai kelompok organisme. Setidaknya 7 kelompok takson memiliki representasi yang signifikan, menjadikan provinsi ini sebagai contoh dokumentasi keanekaragaman hayati yang seimbang. Total 20 spesies unik telah tercatat di provinsi ini. Spesies paling sering teramati adalah Appias pandione dengan 153 rekaman.
Aktivitas survei dan dokumentasi di Riau mengalami peningkatan signifikan sebesar 206% dalam tiga tahun terakhir. Lonjakan ini kemungkinan didorong oleh meningkatnya partisipasi dalam program citizen science dan ekspedisi penelitian terstruktur. Puncak dokumentasi terjadi pada tahun 2025 dengan 2.241 rekaman. Data tersedia dari rentang tahun 1901 hingga 2026, mencakup 125 tahun observasi. Riau terletak di sebelah barat Garis Wallace, berada dalam zona zoogeografi Oriental dengan kekerabatan fauna yang erat dengan daratan Asia Tenggara.
Distribusi rekaman per kelompok takson
Klik nama takson untuk melihat detail spesies per kelompok di Riau
Data rekaman keanekaragaman hayati di Riau tersedia dari tahun 1901 hingga 2026. Puncak dokumentasi terjadi pada tahun 2025 dengan 2.241 rekaman. Dalam periode 2020-2026, total 4.267 rekaman telah dikumpulkan.
Foto bersumber dari berbagai kontributor. Hak cipta milik masing-masing fotografer. Lisensi bervariasi per foto.
Riau memiliki 11.524 rekaman observasi keanekaragaman hayati yang tercatat. Angka ini menempatkan provinsi ini pada peringkat ke-24 secara nasional dari 38 provinsi di Indonesia.
Kelompok Serangga memiliki jumlah rekaman tertinggi di Riau. Dominasi kelompok ini dapat mencerminkan fokus penelitian tertentu, aksesibilitas pengamatan, atau kelimpahan alami di wilayah Sumatera.
Berdasarkan data yang terhimpun, terdapat sekitar 20 spesies unik yang telah tercatat di Riau. Namun perlu dicatat bahwa angka ini kemungkinan jauh di bawah jumlah spesies yang sesungguhnya, karena banyak area yang belum tersurvei secara menyeluruh.
Belum. Data untuk Riau mencerminkan rekaman yang telah dikumpulkan dan dipublikasikan, bukan inventarisasi lengkap. Banyak area di provinsi ini masih memerlukan survei lebih lanjut, terutama untuk kelompok takson yang kurang terdokumentasi seperti serangga dan mikroorganisme.
Anda dapat berkontribusi melalui platform citizen science seperti iNaturalist. Dengan mengambil foto dan mendokumentasikan spesies yang Anda temui di Riau, Anda membantu meningkatkan pemahaman tentang biodiversitas di wilayah Sumatera.