Breeding regions are OR. Breeding subregions are Himalayas to e, se Asia. Non breeding regions are Indian subcontinent, se Asia s to Greater Sundas.
Sumber: IOC World Bird List, v
Family Caprimulgidae · Order Caprimulgiformes
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
Foto belum tersedia
Otoritas penamaan: Temminck & Schlegel, 1845 (1845)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+300.0% vs 2022
Cabak kelabu (Caprimulgus jotaka) termasuk dalam famili Caprimulgidae, ordo Caprimulgiformes, kelas Aves. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 51 kali di Indonesia, tersebar di 3 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1871.
Papua merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 3 catatan (5.9% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Caprimulgus jotaka menunjukkan peningkatan signifikan (+300%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1871.
Catatan deskriptif tentang Caprimulgus jotaka dari sumber literatur primer (via GBIF).
Breeding regions are OR. Breeding subregions are Himalayas to e, se Asia. Non breeding regions are Indian subcontinent, se Asia s to Greater Sundas.
Sumber: IOC World Bird List, v
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Papua | 3 | 5.9% |
| 2 | Kalimantan Tengah | 1 | 2.0% |
| 3 | Kalimantan Utara | 1 | 2.0% |
Jumlah catatan observasi Caprimulgus jotaka di Indonesia per tahun
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Cabak kelabu | Indonesia | Catalogue of Life |
| Chebacheb | - | Catalogue of Life |
| Chotacabras jotaka | Spanyol | Catalogue of Life |
| Engoulevent jotaka | Prancis | Catalogue of Life |
| Graunachtschwalbe | Jerman | Catalogue of Life |
| Gray Nightjar | Inggris | The Clements Checklist |
| Grey Nightjar | Inggris | Catalogue of Life |
| Gri Çobanaldatan | tur | Catalogue of Life |
| Grijze Nachtzwaluw | Belanda | Catalogue of Life |
| Grå Junglenatravn | - | Catalogue of Life |
| Oerwoudnachtzwaluw | Belanda | Catalogue of Life |
| Pilkasis lėlys | lit | Catalogue of Life |
| Sivi leganj | srp | Catalogue of Life |
| Tuirne liath | gle | Catalogue of Life |
| enganyapastors gris | cat | Catalogue of Life |
| griza kaprimulgo | epo | Catalogue of Life |
| kinesisk nattskärra | swe | Catalogue of Life |
| lelek jotaka | slk | Catalogue of Life |
| lelek mandżurski | pol | Catalogue of Life |
| lelek čínský | ces | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 51 observasi, Papua adalah provinsi dengan catatan Cabak kelabu (Caprimulgus jotaka) terbanyak — 3 observasi (5.9% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 3 provinsi.
Catatan pertama Cabak kelabu (Caprimulgus jotaka) di Indonesia tercatat pada tahun 1871. Hingga kini terdapat 51 catatan dari 3 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Cabak kelabu (Caprimulgus jotaka) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Caprimulgus jotaka dikenal dengan beberapa nama lokal: Cabak kelabu. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Caprimulgus jotaka diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Aves, Order Caprimulgiformes, Family Caprimulgidae, Genus Caprimulgus. Spesies ini dideskripsikan oleh Temminck & Schlegel, 1845.
17 titik observasi Caprimulgus jotaka di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.