Family Crocodylidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
Foto belum tersedia
Otoritas penamaan: Schneider, 1801 (1801)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): CR Kritis
Dipublikasikan dalam: Schneider, & Johann Gottlob. Historiae Amphibiorum naturalis et literariae. Fasciculus secundus continens Crocodilos, Scincos, Chamaesauras, Boas. Pseudoboas, Elapes, Angues. Amphisbaenas et Caecilias.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+600.0% vs 1909
Buaya kodok (Crocodylus siamensis) termasuk dalam famili Crocodylidae, kelas Crocodylia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 194 kali di Indonesia, tersebar di 1 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1909.
Jawa Timur merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 11 catatan (5.7% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Crocodylus siamensis menunjukkan peningkatan signifikan (+600%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1909.
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Crocodylus siamensis dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Crocodilus galeatus | Cuvier, 1807 | SYNONYM |
| Crocodylus ossifragus | Dubois, 1908 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Jawa Timur | 11 | 5.7% |
Jumlah catatan observasi Crocodylus siamensis di Indonesia per tahun
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Buaya kodok | Indonesia | Catalogue of Life |
| Coccodrillo siamese | Italia | Catalogue of Life |
| Cocodrilo de Siam | Spanyol | Catalogue of Life |
| Cocodrilo du Siam | Spanyol | Catalogue of Life |
| Crocodile du Siam | Prancis | Catalogue of Life |
| Crocodilo-siamês | Portugis | Catalogue of Life |
| Cá sấu Xiêm | vie | Catalogue of Life |
| Jara Kae Numchued | - | Catalogue of Life |
| Ke | lao | Catalogue of Life |
| Khe | - | Catalogue of Life |
| Krokodyl syjamski | pol | Catalogue of Life |
| Kropeu | khm | Catalogue of Life |
| Siam-Krokodil | Jerman | Catalogue of Life |
| Siamese Crocodile | Inggris | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Siamese Freshwater Crocodile | Inggris | Catalogue of Life |
| Siamese Krokodil | Belanda | Catalogue of Life |
| Siamese crocodile | Inggris | The Paleobiology Database |
| Siamesisk krokodille | dan | Catalogue of Life |
| Siaminkrokotiili | fin | Catalogue of Life |
| Siamkrokodil | Jerman | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 194 observasi, Jawa Timur adalah provinsi dengan catatan Buaya kodok (Crocodylus siamensis) terbanyak — 11 observasi (5.7% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 1 provinsi.
Catatan pertama Buaya kodok (Crocodylus siamensis) di Indonesia tercatat pada tahun 1909. Hingga kini terdapat 194 catatan dari 1 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Buaya kodok (Crocodylus siamensis) berstatus "Kritis" (kode CR). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Crocodylus siamensis dikenal dengan beberapa nama lokal: Buaya kodok. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Ya, Crocodylus siamensis memiliki 2 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Crocodilus galeatus, Crocodylus ossifragus. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Crocodylus siamensis diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Crocodylia, Family Crocodylidae, Genus Crocodylus. Spesies ini dideskripsikan oleh Schneider, 1801.
19 titik observasi Crocodylus siamensis di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.