Family Macropodidae · Order Diprotodontia
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Russell A. Mittermeier;Don E. Wilson
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+100.0% vs 2024
Black Tree Kangaroo (Dendrolagus ursinus) termasuk dalam famili Macropodidae, ordo Diprotodontia, kelas Mammalia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 29 kali di Indonesia, tersebar di 1 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1828.
Papua Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 23 catatan (79.3% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Dendrolagus ursinus sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan catatan hanya di 1 provinsi, pemahaman tentang persebaran aktual Black Tree Kangaroo di Indonesia masih memerlukan survei lapangan lebih lanjut.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Papua Barat | 23 | 79.3% |
Jumlah catatan observasi Dendrolagus ursinus di Indonesia per tahun
Dendrolagus ursinus
Foto: Russell A. Mittermeier;Don E. Wilson
Dendrolagus ursinus
Foto: Russell A. Mittermeier;Don E. Wilson
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Baren-Baumkanguru | Jerman | Catalogue of Life |
| Bear kangaroo | - | Phthiraptera.myspecies.info |
| Black Tree Kangaroo | Inggris | Macropodidae |
| Black Tree-kangaroo | Inggris | Catalogue of Life |
| Black Tree-kangaroo | - | Phthiraptera.myspecies.info |
| Canguro Arborícola Negro | Spanyol | Catalogue of Life |
| Canguro arboricola de Vogelkop | - | Macropodidae |
| Dendrolague Noir | Prancis | Catalogue of Life |
| Dendrolague noir | Prancis | Macropodidae |
| Ursine Tree Kangaroo | Inggris | Macropodidae |
| Ursine Tree-kangaroo | Inggris | Catalogue of Life |
| Vogelkop Tree Kangaroo | Inggris | Catalogue of Life |
| Vogelkop Tree-kangaroo | Inggris | Catalogue of Life |
| White-throated Tree Kangaroo | Inggris | Macropodidae |
Black Tree Kangaroo (Dendrolagus ursinus) telah tercatat di 1 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Papua Barat dengan 23 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 29 catatan observasi Black Tree Kangaroo (Dendrolagus ursinus) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1828. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Black Tree Kangaroo memiliki nama ilmiah Dendrolagus ursinus. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Mammalia, Order Diprotodontia, Family Macropodidae, Genus Dendrolagus.
14 titik observasi Dendrolagus ursinus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.