DISTRIBUTION: Extreme NW New Guinea.
Sumber: Order Diprotodontia
Family Macropodidae · Order Diprotodontia
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
15 titik observasi Dendrolagus ursinus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.

Foto: Russell A. Mittermeier;Don E. Wilson
Otoritas penamaan: (Temminck, 1836) (1836)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): VU Rentan
Dipublikasikan dalam: Discours preliminaire destine a servir d'introduction al faune du Japon p.6 (footnote 2)
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+100.0% vs 2024
Kangguru-Pohon Nemena (Dendrolagus ursinus) termasuk dalam famili Macropodidae, ordo Diprotodontia, kelas Mammalia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 36 kali di Indonesia, tersebar di 1 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1828.
Papua Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 23 catatan (63.9% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Dendrolagus ursinus menunjukkan peningkatan signifikan (+100%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1828.
Catatan deskriptif tentang Dendrolagus ursinus dari sumber literatur primer (via GBIF).
DISTRIBUTION: Extreme NW New Guinea.
Sumber: Order Diprotodontia
PROTECTED STATUS: CITES - Appendix II.
Sumber: Order Marsupialia
DISTRIBUTION: Extreme N. W. New Guinea.
Sumber: Order Marsupialia
Habitat. Montane tropical rainforest, from 1000 m to 2500 m elevation. An historical sight record from lowland forest remains unverified.
Sumber: Macropodidae
Movements, Home range and Social organization. There is no information available for this species.
Sumber: Macropodidae
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Dendrolagus ursinus dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Dendrolagus leucogenys | Matschie, 1916 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Papua Barat | 23 | 63.9% |
Jumlah catatan observasi Dendrolagus ursinus di Indonesia per tahun
Dendrolagus ursinus
Foto: Russell A. Mittermeier;Don E. Wilson
Dendrolagus ursinus
Foto: Russell A. Mittermeier;Don E. Wilson
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Baren-Baumkanguru | Jerman | Catalogue of Life |
| Bear kangaroo | - | Phthiraptera.myspecies.info |
| Black Tree Kangaroo | Inggris | Catalogue of Life |
| Black Tree-kangaroo | Inggris | Catalogue of Life |
| Black Tree-kangaroo | - | Phthiraptera.myspecies.info |
| Bruine Boomkangoeroe | Belanda | Catalogue of Life |
| Bären-Baumkänguru | Jerman | Catalogue of Life |
| Canguro Arbor | Spanyol | Catalogue of Life |
| Canguro Arborícola Negro | Spanyol |
Berdasarkan data 36 observasi, Papua Barat adalah provinsi dengan catatan Kangguru-Pohon Nemena (Dendrolagus ursinus) terbanyak — 23 observasi (63.9% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 1 provinsi.
Catatan pertama Kangguru-Pohon Nemena (Dendrolagus ursinus) di Indonesia tercatat pada tahun 1828. Hingga kini terdapat 36 catatan dari 1 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Kangguru-Pohon Nemena (Dendrolagus ursinus) berstatus "Rentan" (kode VU). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Dendrolagus ursinus dikenal dengan beberapa nama lokal: Kangguru-Pohon Nemena, Kanguru pohon nemena. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Ya, Dendrolagus ursinus memiliki 1 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Dendrolagus leucogenys. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Dendrolagus ursinus diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Mammalia, Order Diprotodontia, Family Macropodidae, Genus Dendrolagus. Spesies ini dideskripsikan oleh (Temminck, 1836).
Status and Conservation. CITES Appendix II. Classified as Vulnerable on The IUCN Red List. This is a rare species that has been eliminated from the more densely humanpopulated parts of its range. It appears to be continuing to decline, and is at risk from hunting by local people for food and from loss of habitat as forest is cleared for agriculture. It occurs in one protected area. Vogelkop Tree Kangaroos have occasionally been maintained in international zoos, but a self-sustaining captive population has not been established. Additional research on distribution, abundance, general ecology, and impact of threats is required.
Sumber: Macropodidae
| Catalogue of Life |
| Canguro arboricola de Vogelkop | - | Macropodidae |
| Canguro arboricolo orsino | Italia | Catalogue of Life |
| Dendrolague Noir | Prancis | Catalogue of Life |
| Dendrolague noir | Prancis | Macropodidae |
| Kangguru-Pohon Nemena | Indonesia | Catalogue of Life |
| Kanguru pohon nemena | Indonesia | Catalogue of Life |
| Medve kúszókenguru | hun | Catalogue of Life |
| Svarttrekenguru | nob | Catalogue of Life |
| Ursine Tree Kangaroo | Inggris | Macropodidae |
| Ursine Tree-kangaroo | Inggris | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Vogelkop Tree Kangaroo | Inggris | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |