Family Cyprinidae · Order Cypriniformes
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Rafael Abizar | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-75.0% vs 2017
Flying Fox Carp (Epalzeorhynchos kalopterus) termasuk dalam famili Cyprinidae, ordo Cypriniformes. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 64 kali di Indonesia, tersebar di 4 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1857.
Kalimantan Tengah merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 21 catatan (32.8% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Epalzeorhynchos kalopterus sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan catatan hanya di 4 provinsi, pemahaman tentang persebaran aktual Flying Fox Carp di Indonesia masih memerlukan survei lapangan lebih lanjut.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Kalimantan Tengah | 21 | 32.8% |
| 2 | Kalimantan Barat | 7 | 10.9% |
| 3 | Sumatera Selatan | 4 | 6.3% |
| 4 | Riau | 1 | 1.6% |
Jumlah catatan observasi Epalzeorhynchos kalopterus di Indonesia per tahun
Epalzeorhynchos kalopterus
Foto: Rafael Abizar
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Flying Fox Carp | Inggris | Catalogue of Life |
| Pla Jingjorg | - | Catalogue of Life |
| flying fox | Inggris | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Pla Jingjorg | tha | The IUCN Red List of Threatened Species |
Flying Fox Carp (Epalzeorhynchos kalopterus) telah tercatat di 4 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Kalimantan Tengah dengan 21 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 64 catatan observasi Flying Fox Carp (Epalzeorhynchos kalopterus) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1857. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Flying Fox Carp memiliki nama ilmiah Epalzeorhynchos kalopterus. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Order Cypriniformes, Family Cyprinidae, Genus Epalzeorhynchos.
22 titik observasi Epalzeorhynchos kalopterus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.