Family Cyprinidae · Order Cypriniformes
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
22 titik observasi Epalzeorhynchos kalopterus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.

Foto: Rafael Abizar | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Otoritas penamaan: (Bleeker, 1850) (1850)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-75.0% vs 2017
Flying Fox Carp (Epalzeorhynchos kalopterus) termasuk dalam famili Cyprinidae, ordo Cypriniformes. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 64 kali di Indonesia, tersebar di 4 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1857.
Kalimantan Tengah merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 21 catatan (32.8% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Epalzeorhynchos kalopterus menunjukkan penurunan signifikan (-75%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1857.
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Epalzeorhynchos kalopterus dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Barbus kalopterus | Bleeker, 1850 | SYNONYM |
| Epalzeorhynchus callopterus | Günther, 1868 | SYNONYM |
| Epalzeorhynchus kallopterus | (Bleeker, 1851) | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Kalimantan Tengah | 21 | 32.8% |
| 2 | Kalimantan Barat | 7 | 10.9% |
| 3 | Sumatera Selatan | 4 | 6.3% |
| 4 | Riau | 1 | 1.6% |
Jumlah catatan observasi Epalzeorhynchos kalopterus di Indonesia per tahun
Epalzeorhynchos kalopterus
Foto: Rafael Abizar
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Flying Fox Carp | Inggris | Catalogue of Life |
| Pla Jingjorg | - | Catalogue of Life |
| flying fox | Inggris | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Pla Jingjorg | tha | The IUCN Red List of Threatened Species |
Berdasarkan data 64 observasi, Kalimantan Tengah adalah provinsi dengan catatan Flying Fox Carp (Epalzeorhynchos kalopterus) terbanyak — 21 observasi (32.8% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 4 provinsi.
Catatan pertama Flying Fox Carp (Epalzeorhynchos kalopterus) di Indonesia tercatat pada tahun 1857. Hingga kini terdapat 64 catatan dari 4 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Flying Fox Carp (Epalzeorhynchos kalopterus) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Ya, Epalzeorhynchos kalopterus memiliki 3 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Barbus kalopterus, Epalzeorhynchus callopterus, Epalzeorhynchus kallopterus. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Epalzeorhynchos kalopterus diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Order Cypriniformes, Family Cyprinidae, Genus Epalzeorhynchos. Spesies ini dideskripsikan oleh (Bleeker, 1850).