Family Hapalocrinidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
Foto belum tersedia
Otoritas penamaan: Wanner, 1916 (1916)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): NE Belum Dievaluasi
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-66.7% vs 1937
Eutelecrinus poculiformis (Eutelecrinus poculiformis) termasuk dalam famili Hapalocrinidae, kelas Crinoidea. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 56 kali di Indonesia, tersebar di 1 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1911.
Nusa Tenggara Timur merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 23 catatan (41.1% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Eutelecrinus poculiformis menunjukkan penurunan signifikan (-67%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1911.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Nusa Tenggara Timur | 23 | 41.1% |
Jumlah catatan observasi Eutelecrinus poculiformis di Indonesia per tahun
Berdasarkan data 56 observasi, Nusa Tenggara Timur adalah provinsi dengan catatan Eutelecrinus poculiformis (Eutelecrinus poculiformis) terbanyak — 23 observasi (41.1% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 1 provinsi.
Catatan pertama Eutelecrinus poculiformis (Eutelecrinus poculiformis) di Indonesia tercatat pada tahun 1911. Hingga kini terdapat 56 catatan dari 1 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Eutelecrinus poculiformis diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Echinodermata, Class Crinoidea, Family Hapalocrinidae, Genus Eutelecrinus. Spesies ini dideskripsikan oleh Wanner, 1916.
6 titik observasi Eutelecrinus poculiformis di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.