Family Agamidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Max S | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Otoritas penamaan: (Schlegel, 1851) (1851)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Dipublikasikan dalam: Schlegel, H. Descriptions de plusieurs expèces nouvelles du genre Lophyrus.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-85.7% vs 2025
Bunglon Kalimantan (Gonocephalus bornensis) termasuk dalam famili Agamidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 41 kali di Indonesia, tersebar di 4 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1897.
Kalimantan Timur merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 16 catatan (39.0% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Gonocephalus bornensis menunjukkan penurunan signifikan (-86%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1897.
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Gonocephalus bornensis dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Tiaris miotympanum | Günther, 1872 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Kalimantan Timur | 16 | 39.0% |
| 2 | Kalimantan Barat | 11 | 26.8% |
| 3 | Kalimantan Tengah | 2 | 4.9% |
| 4 | Kalimantan Selatan | 2 | 4.9% |
Jumlah catatan observasi Gonocephalus bornensis di Indonesia per tahun
Gonocephalus bornensis
Foto: Max S
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Gonocephalus bornensis
Foto: Max S
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Gonocephalus bornensis
Foto: Firhan Hadi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Gonocephalus bornensis
Foto: Muhammad Al Fatih
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Gonocephalus bornensis
Foto: Muhammad Al Fatih
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Gonocephalus bornensis
Foto: Muhammad Al Fatih
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Gonocephalus bornensis
Foto: Andre Ronaldo
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Gonocephalus bornensis
Foto: Naufal Hilmy
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Gonocephalus bornensis
Foto: Fernando Banjarnahor, S.Hut
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Gonocephalus bornensis
Foto: Muhammad Naufal Nandiramsyah
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Gonocephalus bornensis
Foto: bdbhaiti
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Gonocephalus bornensis
Foto: Zainudin Basriansyah Akar
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Borneo Angle-head Lizard | Inggris | Catalogue of Life |
| Borneo Forest Dragon | Inggris | Catalogue of Life |
| Borneo-Winkelkopfagame | Jerman | Catalogue of Life |
| Borneo-vinkelhovedagam | dan | Catalogue of Life |
| Bunglon Kalimantan | Indonesia | Catalogue of Life |
| Lucertola drago del Borneo | Italia | Catalogue of Life |
| Naga Hutan Kalimantan | Indonesia | Catalogue of Life |
| ボルネオモリドラゴン | Jepang | Catalogue of Life |
| 婆羅洲頭角蜥 | Mandarin | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 41 observasi, Kalimantan Timur adalah provinsi dengan catatan Bunglon Kalimantan (Gonocephalus bornensis) terbanyak — 16 observasi (39.0% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 4 provinsi.
Catatan pertama Bunglon Kalimantan (Gonocephalus bornensis) di Indonesia tercatat pada tahun 1897. Hingga kini terdapat 41 catatan dari 4 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Bunglon Kalimantan (Gonocephalus bornensis) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Gonocephalus bornensis dikenal dengan beberapa nama lokal: Bunglon Kalimantan, Naga Hutan Kalimantan. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Ya, Gonocephalus bornensis memiliki 1 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Tiaris miotympanum. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Gonocephalus bornensis diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Agamidae, Genus Gonocephalus. Spesies ini dideskripsikan oleh (Schlegel, 1851).
32 titik observasi Gonocephalus bornensis di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.