Family Gryllacrididae · Order Orthoptera
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
1 titik observasi Larnaca nigrata di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.
Foto belum tersedia
Otoritas penamaan: (Brunner von Wattenwyl, 1888) (1888)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): NE Belum Dievaluasi
Dipublikasikan dalam: Brunner von Wattenwyl, C. (1888) Monographie der Stenopelmatiden und Gryllacriden. Verhandlungen der Kaiserlich-Königlichen Zoologisch-Botanischen Gesellschaft in Wien, 38, 247–394, pls. 5–9. Available from http://www.zobodat.at/pdf/VZBG_38_0247-0394.pdf
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
-
belum tersedia
Tren Tahunan
+0%
N/A
Larnaca nigrata (Larnaca nigrata) termasuk dalam famili Gryllacrididae, ordo Orthoptera, kelas Insecta. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 2 kali di Indonesia, tersebar di 1 provinsi.
Sumatera Utara merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 1 catatan (50.0% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Sumatera Utara | 1 | 50.0% |
Jumlah catatan observasi Larnaca nigrata di Indonesia per tahun
Data tren temporal belum tersedia
Berdasarkan data 2 observasi, Sumatera Utara adalah provinsi dengan catatan Larnaca nigrata (Larnaca nigrata) terbanyak — 1 observasi (50.0% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 1 provinsi.
Larnaca nigrata diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Arthropoda, Class Insecta, Order Orthoptera, Family Gryllacrididae, Genus Larnaca. Spesies ini dideskripsikan oleh (Brunner von Wattenwyl, 1888).