Eastcoast Gvt.: Deli. Soekaranda (Kruger). Riouw Res.: Inderagiri. 1 ♂. Soengeilalah (Ris).
Sumber: A Synopsis of the Odonata (Dragonflies) of Sumatra
Family Libellulidae · Order Odonata
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Fathurrahman Sidiq | http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/
Otoritas penamaan: Selys, 1891 (1891)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+200.0% vs 2025
Black Jewel Flutterer (Rhyothemis aterrima) termasuk dalam famili Libellulidae, ordo Odonata, kelas Insecta. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 24 kali di Indonesia, tersebar di 4 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1893.
Kalimantan Tengah merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 9 catatan (37.5% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Rhyothemis aterrima menunjukkan peningkatan signifikan (+200%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1893.
Catatan deskriptif tentang Rhyothemis aterrima dari sumber literatur primer (via GBIF).
Eastcoast Gvt.: Deli. Soekaranda (Kruger). Riouw Res.: Inderagiri. 1 ♂. Soengeilalah (Ris).
Sumber: A Synopsis of the Odonata (Dragonflies) of Sumatra
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Kalimantan Tengah | 9 | 37.5% |
| 2 | Riau | 1 | 4.2% |
| 3 | Jambi | 1 | 4.2% |
| 4 | Kalimantan Utara | 1 | 4.2% |
Jumlah catatan observasi Rhyothemis aterrima di Indonesia per tahun
Rhyothemis aterrima
Foto: Fathurrahman Sidiq
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Rhyothemis aterrima
Foto: wibowojo
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Rhyothemis aterrima
Foto: marcel-silvius
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Rhyothemis aterrima
Foto: kratzra
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Rhyothemis aterrima
Foto: andrew_aldercotte
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Rhyothemis aterrima
Foto: andrew_aldercotte
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Rhyothemis aterrima
Foto: miguelviegas
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Rhyothemis aterrima
Foto: John Pereira
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Rhyothemis aterrima
Foto: drmbush
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Rhyothemis aterrima
Foto: docsharpe
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Rhyothemis aterrima
Foto: brutledge
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Rhyothemis aterrima
Foto: marcel-silvius
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Black Jewel Flutterer | Inggris | Catalogue of Life |
| แมลงปอบ้านไร่สืนิล | tha | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 24 observasi, Kalimantan Tengah adalah provinsi dengan catatan Black Jewel Flutterer (Rhyothemis aterrima) terbanyak — 9 observasi (37.5% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 4 provinsi.
Catatan pertama Black Jewel Flutterer (Rhyothemis aterrima) di Indonesia tercatat pada tahun 1893. Hingga kini terdapat 24 catatan dari 4 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Black Jewel Flutterer (Rhyothemis aterrima) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Rhyothemis aterrima diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Arthropoda, Class Insecta, Order Odonata, Family Libellulidae, Genus Rhyothemis. Spesies ini dideskripsikan oleh Selys, 1891.
20 titik observasi Rhyothemis aterrima di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.