Family Scincidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
Foto belum tersedia
Otoritas penamaan: (Peters & Doria, 1878) (1878)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): DD Data Kurang
Dipublikasikan dalam: Peters, Wilhem Carl Hartwig and G. Doria. Catalogo dei retilli e dei batraci raccolti da O. Beccari, L. M. D’Alberts e A. A. Bruijn. nella sotto-regione Austro-Malese.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-80.0% vs 1953
Bacan Forest Skink (Sphenomorphus consobrinus) termasuk dalam famili Scincidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 21 kali di Indonesia, tersebar di 1 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1895.
Maluku Utara merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 7 catatan (33.3% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Sphenomorphus consobrinus menunjukkan penurunan signifikan (-80%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1895.
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Sphenomorphus consobrinus dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Lygosoma consobrinum | Peters & Doria, 1878 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Maluku Utara | 7 | 33.3% |
Jumlah catatan observasi Sphenomorphus consobrinus di Indonesia per tahun
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Bacan Forest Skink | Inggris | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 21 observasi, Maluku Utara adalah provinsi dengan catatan Bacan Forest Skink (Sphenomorphus consobrinus) terbanyak — 7 observasi (33.3% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 1 provinsi.
Catatan pertama Bacan Forest Skink (Sphenomorphus consobrinus) di Indonesia tercatat pada tahun 1895. Hingga kini terdapat 21 catatan dari 1 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Bacan Forest Skink (Sphenomorphus consobrinus) berstatus "Data Kurang" (kode DD). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Ya, Sphenomorphus consobrinus memiliki 1 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Lygosoma consobrinum. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Sphenomorphus consobrinus diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Scincidae, Genus Sphenomorphus. Spesies ini dideskripsikan oleh (Peters & Doria, 1878).
11 titik observasi Sphenomorphus consobrinus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.