Family Scincidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
23 titik observasi Sphenomorphus schultzei di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.
Foto belum tersedia
Otoritas penamaan: (Vogt, 1911) (1911)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Dipublikasikan dalam: Vogt, T. Reptilien und Amphibien aus Neu-Guinea.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
N/A
Sphenomorphus schultzei (Sphenomorphus schultzei) termasuk dalam famili Scincidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 54 kali di Indonesia, tersebar di 1 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1959.
Papua Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 3 catatan (5.6% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Sphenomorphus schultzei dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Lygosoma beauforti | De Jong, 1927 | SYNONYM |
| Lygosoma schultzei | Vogt, 1911 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Papua Barat | 3 | 5.6% |
Jumlah catatan observasi Sphenomorphus schultzei di Indonesia per tahun
Data tren temporal belum tersedia
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Сфеноморфус Шульца | rus | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 54 observasi, Papua Barat adalah provinsi dengan catatan Sphenomorphus schultzei (Sphenomorphus schultzei) terbanyak — 3 observasi (5.6% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 1 provinsi.
Catatan pertama Sphenomorphus schultzei (Sphenomorphus schultzei) di Indonesia tercatat pada tahun 1959. Hingga kini terdapat 54 catatan dari 1 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Sphenomorphus schultzei (Sphenomorphus schultzei) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Ya, Sphenomorphus schultzei memiliki 2 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Lygosoma beauforti, Lygosoma schultzei. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Sphenomorphus schultzei diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Scincidae, Genus Sphenomorphus. Spesies ini dideskripsikan oleh (Vogt, 1911).