Habitat. Presumably found in lowland forests in Southern Sarawak and Kalimantan.
Sumber: Tupaiidae
Family Tupaiidae · Order Scandentia
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
15 titik observasi Tupaia salatana di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.

Foto: Russell A. Mittermeier;Don E. Wilson
Otoritas penamaan: Lyon, 1913 (1913)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-50.0% vs 2025
Kalimantan Treeshrew (Tupaia salatana) termasuk dalam famili Tupaiidae, ordo Scandentia, kelas Mammalia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 20 kali di Indonesia, tersebar di 4 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1993.
Kalimantan Tengah merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 12 catatan (60.0% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Tupaia salatana menunjukkan penurunan signifikan (-50%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1993.
Catatan deskriptif tentang Tupaia salatana dari sumber literatur primer (via GBIF).
Habitat. Presumably found in lowland forests in Southern Sarawak and Kalimantan.
Sumber: Tupaiidae
Movements, Home range and Social organization. No information.
Sumber: Tupaiidae
Status and Conservation. CITES Appendix II. Classified as Least Concern on The IUCN Red List. The Kalimantan Treeshrew has probably undergone declines due to ongoing forest loss, particularly at low elevations; these declines during the past ten years are probably not large enough to warrant listing in a threatened category.
Sumber: Tupaiidae
Descriptive notes. Head-body 175 - 210 mm, tail 175 - 205 mm, hindfoot 50 - 53 mm. No specific data are available for ear measurements or body weight. The Kalimantan Treeshrew is quite similar in appearance to the Long-footed Treeshrew (7. longipes), with only slightly different pelage. Pelage of the Kalimantan Treeshrew is slightly more reddish, and shoulder marking also appears more red. Length of hair on the Kalimantan Treeshrew is slightly longer. There is dark saddle on underparts at mid-abdomen; remaining ventral fur is tan anteriorly and ivory posteriorly. Tail has longer hair at base that shortens at tip.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Kalimantan Tengah | 12 | 60.0% |
| 2 | Kalimantan Selatan | 2 | 10.0% |
| 3 | Kalimantan Barat | 1 | 5.0% |
| 4 | Kalimantan Timur | 1 | 5.0% |
Jumlah catatan observasi Tupaia salatana di Indonesia per tahun
Tupaia salatana
Foto: Russell A. Mittermeier;Don E. Wilson
Tupaia salatana
Foto: Russell A. Mittermeier;Don E. Wilson
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Kalimantan Treeshrew | Inggris | Catalogue of Life |
| Kalimantan-Spitzhérnchen | Jerman | Tupaiidae |
| Kalimantan-Spitzhörnchen | Jerman | Catalogue of Life |
| Southern Long-footed Treeshrew | Inggris | Catalogue of Life |
| Toupaye du Kalimantan | Prancis | Tupaiidae |
| Tupaia del Kalimantan | Italia | Catalogue of Life |
| Tupaya de Borneo | - | Tupaiidae |
| Tupaya de patas largas del sur | Spanyol | Catalogue of Life |
| กระแตขายาวใต้ | tha |
Berdasarkan data 20 observasi, Kalimantan Tengah adalah provinsi dengan catatan Kalimantan Treeshrew (Tupaia salatana) terbanyak — 12 observasi (60.0% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 4 provinsi.
Catatan pertama Kalimantan Treeshrew (Tupaia salatana) di Indonesia tercatat pada tahun 1993. Hingga kini terdapat 20 catatan dari 4 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Kalimantan Treeshrew (Tupaia salatana) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Tupaia salatana diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Mammalia, Order Scandentia, Family Tupaiidae, Genus Tupaia. Spesies ini dideskripsikan oleh Lyon, 1913.
Sumber: Tupaiidae
Distribution. S Borneo, S of the Rajang and Kayan rivers.
Sumber: Tupaiidae
| Catalogue of Life |