Family Varanidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
Foto belum tersedia
Otoritas penamaan: Böhme & Ziegler, 1997 (1997)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): EN Terancam Punah
Dipublikasikan dalam: Böhme, W., & Ziegler, T. Varanus melinus sp. n., ein neuer Waran aus der V. indicus-Gruppe von den Molukken, Indonesien.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-50.0% vs 2006
Biawak kuning (Varanus melinus) termasuk dalam famili Varanidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 35 kali di Indonesia, tersebar di 1 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1997.
Maluku Utara merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 9 catatan (25.7% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Varanus melinus menunjukkan penurunan signifikan (-50%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1997.
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Varanus melinus dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Varanus melinus bohme | Ziegler, 1997 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Maluku Utara | 9 | 25.7% |
Jumlah catatan observasi Varanus melinus di Indonesia per tahun
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Banggai Island Monitor | Inggris | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Banggai Island monitor | Inggris | Catalogue of Life |
| Biawak kuning | Indonesia | Catalogue of Life |
| Kweepeervaraan | Belanda | Catalogue of Life |
| Quince Monitor | Inggris | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Quittenwaran | Jerman | Catalogue of Life |
| Varan jaune coing | Prancis | Catalogue of Life |
| varan molucký | ces | Catalogue of Life |
| ورل جزيرة بانجاي | ara | Catalogue of Life |
| ورل سفرجلي | ara | Catalogue of Life |
| ตะกวดควินส์ | tha | Catalogue of Life |
| コガネオオトカゲ | Jepang | Catalogue of Life |
| 黃樹巨蜥 | Mandarin | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 35 observasi, Maluku Utara adalah provinsi dengan catatan Biawak kuning (Varanus melinus) terbanyak — 9 observasi (25.7% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 1 provinsi.
Catatan pertama Biawak kuning (Varanus melinus) di Indonesia tercatat pada tahun 1997. Hingga kini terdapat 35 catatan dari 1 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Biawak kuning (Varanus melinus) berstatus "Terancam Punah" (kode EN). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Varanus melinus dikenal dengan beberapa nama lokal: Biawak kuning. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Ya, Varanus melinus memiliki 1 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Varanus melinus bohme. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Varanus melinus diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Varanidae, Genus Varanus. Spesies ini dideskripsikan oleh Böhme & Ziegler, 1997.
1 titik observasi Varanus melinus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.