Biodiversitas Nusantara
Pencarian

Perbandingan Biodiversitas: DI Yogyakarta vs Banten

Data keanekaragaman hayati berdampingan berdasarkan catatan biodiversitas untuk kedua provinsi.

Statistik Utama

Total Catatan

DI Yogyakarta

24.646

Unggul

Banten

11.249

Estimasi Spesies

DI Yogyakarta

2.465

Unggul

Banten

1.125

Takson Teratas

DI Yogyakarta

Serangga

Banten

Serangga

Tren Observasi

DI Yogyakarta

Stabil

Banten

Meningkat (+19%)

Perbandingan Komposisi Takson (Radar)

Grafik radar menampilkan 7 kelompok takson yang dinormalisasi (0-100%) untuk membandingkan profil biodiversitas kedua provinsi.

Komposisi Takson per Provinsi

DI Yogyakarta

Banten

Tabel Perbandingan per Takson

TaksonDI YogyakartaBantenSelisihUnggul
Burung
2.6821.322+1.360DI Yogyakarta
Mamalia
159461-302Banten
Reptil
1.7751.204+571DI Yogyakarta
Amfibi
1.229414+815DI Yogyakarta
Serangga
7.9664.865+3.101DI Yogyakarta
Ikan
259146+113DI Yogyakarta
Tumbuhan
6.6331.404+5.229DI Yogyakarta
Total24.64611.249+13.397DI Yogyakarta

Narasi Perbandingan

Secara keseluruhan, DI Yogyakarta memiliki 24.646 catatan keanekaragaman hayati yang tercatat, sementara Banten tercatat memiliki 11.249 catatan. Dengan rasio sekitar 2.2x, DI Yogyakarta menunjukkan jumlah data observasi yang lebih besar. Estimasi jumlah spesies untuk DI Yogyakarta adalah sekitar 2.465, sedangkan Banten diperkirakan memiliki sekitar 1.125 spesies.

DI Yogyakarta unggul dalam kelompok takson Burung, Reptil, Amfibi, Serangga, Ikan, Tumbuhan. Banten unggul dalam kelompok takson Mamalia.

Terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kedua provinsi ini, dengan DI Yogyakarta memiliki lebih dari dua kali lipat catatan dibandingkan Banten. Hal ini dapat dipengaruhi oleh perbedaan intensitas survei, aksesibilitas wilayah, dan luas kawasan konservasi. Kedua provinsi berada di Pulau Jawa, sehingga berbagi banyak kesamaan biogeografis meskipun tetap memiliki perbedaan ekosistem lokal.

Perbandingan ini menunjukkan bahwa setiap provinsi di Indonesia memiliki keunikan keanekaragaman hayati tersendiri. Data di atas mencerminkan catatan yang telah dipublikasikan, bukan kelengkapan data sesungguhnya. Untuk eksplorasi lebih lanjut, kunjungi halaman masing-masing provinsi atau bandingkan dengan provinsi lain.

Pertanyaan Umum

Berdasarkan data yang tercatat, DI Yogyakarta memiliki lebih banyak catatan keanekaragaman hayati (24.646) dibandingkan Banten (11.249). Namun, jumlah catatan tidak selalu mencerminkan keanekaragaman sesungguhnya karena dipengaruhi intensitas survei dan pelaporan.

DI Yogyakarta memiliki catatan lebih banyak untuk kelompok Burung, Reptil, Amfibi, Serangga, Ikan, Tumbuhan. Banten memiliki catatan lebih banyak untuk kelompok Mamalia. Kedua provinsi berada di Pulau Jawa, sehingga memiliki banyak kesamaan biogeografis.

Seluruh data perbandingan bersumber dari jaringan internasional yang mengumpulkan data keanekaragaman hayati dari institusi riset, museum, dan komunitas ilmuwan warga di seluruh dunia. Data diperbarui secara berkala dan mencerminkan catatan yang telah dipublikasikan.

Perbandingan Terkait