Memuat peta...
80 titik observasi di Banten
Peta LengkapTotal Rekaman
10.728
0.20% dari nasional
Estimasi Spesies
20
spesies tercatat
Peringkat Nasional
#25
dari 38 provinsi
Tren Tahunan
-1.7%
2025 vs 2024
Banten menempati ujung barat Pulau Jawa, dengan semenanjung Ujung Kulon menjorok ke Samudra Hindia dan puncak vulkanik Krakatau terlihat di seberang Selat Sunda. Pesisir utara yang dataran rendah kontras dengan dataran tinggi selatan yang berbukit dan berhutan.
Banten memiliki 10.728 rekaman observasi keanekaragaman hayati dalam basis data GBIF. Jumlah ini mencerminkan upaya dokumentasi yang moderat di wilayah tersebut. Sayangnya, jumlah ini 78% di bawah rata-rata nasional per provinsi, mengindikasikan perlunya peningkatan upaya dokumentasi.
Kelompok Serangga memimpin dokumentasi di Banten dengan 50% rekaman, namun kontribusi kelompok takson lainnya juga cukup signifikan. Kelompok lain yang menonjol meliputi Tumbuhan, Burung, Reptil. Total 20 spesies unik telah tercatat di provinsi ini. Spesies paling sering teramati adalah Tokek rumah dengan 336 rekaman.
Aktivitas dokumentasi di Banten relatif stabil dalam beberapa tahun terakhir, menunjukkan konsistensi dalam upaya pemantauan keanekaragaman hayati. Puncak dokumentasi terjadi pada tahun 2022 dengan 932 rekaman. Data tersedia dari rentang tahun 1842 hingga 2026, mencakup 184 tahun observasi. Banten terletak di sebelah barat Garis Wallace, berada dalam zona zoogeografi Oriental dengan kekerabatan fauna yang erat dengan daratan Asia Tenggara.
Distribusi rekaman per kelompok takson
Klik nama takson untuk melihat detail spesies per kelompok di Banten
| # | Spesies | Rekaman |
|---|---|---|
| 1 | Gekko gecko | 336 |
| 2 | Macaca fascicularis | 156 |
| 3 | Calotes versicolor | 104 |
| 4 | Saletara panda | 100 |
| 5 | Catopsilia pomona | 77 |
| 6 | Fregata andrewsi | 77 |
| 7 | Fejervarya limnocharis | 74 |
| 8 | Pycnonotus aurigaster | 70 |
| 9 | Hemidactylus platyurus | 69 |
| 10 | Passer montanus | 64 |
| 11 | Takydromus sexlineatus | 63 |
| 12 | Losaria coon | 62 |
| 13 | Pachliopta adamas | 60 |
| 14 | Varanus salvator | 54 |
| 15 | Papilio peranthus | 53 |
| 16 | Polypedates leucomystax | 50 |
| 17 | Belenois java | 49 |
| 18 | Ahaetulla prasina | 49 |
| 19 | Duttaphrynus melanostictus | 48 |
| 20 | Graphium sarpedon | 47 |
Data rekaman keanekaragaman hayati di Banten tersedia dari tahun 1842 hingga 2026. Puncak dokumentasi terjadi pada tahun 2022 dengan 932 rekaman. Dalam periode 2020-2026, total 5.304 rekaman telah dikumpulkan.
Foto bersumber dari berbagai kontributor. Hak cipta milik masing-masing fotografer. Lisensi bervariasi per foto.
Banten memiliki 10.728 rekaman observasi keanekaragaman hayati yang tercatat. Angka ini menempatkan provinsi ini pada peringkat ke-25 secara nasional dari 38 provinsi di Indonesia.
Kelompok Serangga memiliki jumlah rekaman tertinggi di Banten. Dominasi kelompok ini dapat mencerminkan fokus penelitian tertentu, aksesibilitas pengamatan, atau kelimpahan alami di wilayah Jawa.
Berdasarkan data yang terhimpun, terdapat sekitar 20 spesies unik yang telah tercatat di Banten. Namun perlu dicatat bahwa angka ini kemungkinan jauh di bawah jumlah spesies yang sesungguhnya, karena banyak area yang belum tersurvei secara menyeluruh.
Belum. Data untuk Banten mencerminkan rekaman yang telah dikumpulkan dan dipublikasikan, bukan inventarisasi lengkap. Banyak area di provinsi ini masih memerlukan survei lebih lanjut, terutama untuk kelompok takson yang kurang terdokumentasi seperti serangga dan mikroorganisme.
Anda dapat berkontribusi melalui platform citizen science seperti iNaturalist. Dengan mengambil foto dan mendokumentasikan spesies yang Anda temui di Banten, Anda membantu meningkatkan pemahaman tentang biodiversitas di wilayah Jawa.