Perbandingan Biodiversitas: DI Yogyakarta vs DKI Jakarta
Data keanekaragaman hayati berdampingan berdasarkan catatan biodiversitas untuk kedua provinsi.
Statistik Utama
Total Catatan
DI Yogyakarta
24.646
UnggulDKI Jakarta
12.850
Estimasi Spesies
DI Yogyakarta
2.465
UnggulDKI Jakarta
1.285
Takson Teratas
DI Yogyakarta
Serangga
DKI Jakarta
Burung
Tren Observasi
DI Yogyakarta
Stabil
DKI Jakarta
Menurun (-14%)
Perbandingan Komposisi Takson (Radar)
Grafik radar menampilkan 7 kelompok takson yang dinormalisasi (0-100%) untuk membandingkan profil biodiversitas kedua provinsi.
Komposisi Takson per Provinsi
DI Yogyakarta
DKI Jakarta
Tabel Perbandingan per Takson
| Takson | DI Yogyakarta | DKI Jakarta | Selisih | Unggul |
|---|---|---|---|---|
Burung | 2.682 | 4.607 | -1.925 | DKI Jakarta |
Mamalia | 159 | 282 | -123 | DKI Jakarta |
Reptil | 1.775 | 1.270 | +505 | DI Yogyakarta |
Amfibi | 1.229 | 239 | +990 | DI Yogyakarta |
Serangga | 7.966 | 3.798 | +4.168 | DI Yogyakarta |
Ikan | 259 | 856 | -597 | DKI Jakarta |
Tumbuhan | 6.633 | 952 | +5.681 | DI Yogyakarta |
| Total | 24.646 | 12.850 | +11.796 | DI Yogyakarta |
Narasi Perbandingan
Secara keseluruhan, DI Yogyakarta memiliki 24.646 catatan keanekaragaman hayati yang tercatat, sementara DKI Jakarta tercatat memiliki 12.850 catatan. Dengan rasio sekitar 1.9x, DI Yogyakarta menunjukkan jumlah data observasi yang lebih besar. Estimasi jumlah spesies untuk DI Yogyakarta adalah sekitar 2.465, sedangkan DKI Jakarta diperkirakan memiliki sekitar 1.285 spesies.
DI Yogyakarta unggul dalam kelompok takson Reptil, Amfibi, Serangga, Tumbuhan. DKI Jakarta unggul dalam kelompok takson Burung, Mamalia, Ikan.
Terdapat perbedaan yang moderat antara kedua provinsi dalam hal jumlah catatan observasi. Kedua provinsi berada di Pulau Jawa, sehingga berbagi banyak kesamaan biogeografis meskipun tetap memiliki perbedaan ekosistem lokal.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa setiap provinsi di Indonesia memiliki keunikan keanekaragaman hayati tersendiri. Data di atas mencerminkan catatan yang telah dipublikasikan, bukan kelengkapan data sesungguhnya. Untuk eksplorasi lebih lanjut, kunjungi halaman masing-masing provinsi atau bandingkan dengan provinsi lain.
Pertanyaan Umum
Berdasarkan data yang tercatat, DI Yogyakarta memiliki lebih banyak catatan keanekaragaman hayati (24.646) dibandingkan DKI Jakarta (12.850). Namun, jumlah catatan tidak selalu mencerminkan keanekaragaman sesungguhnya karena dipengaruhi intensitas survei dan pelaporan.
DI Yogyakarta memiliki catatan lebih banyak untuk kelompok Reptil, Amfibi, Serangga, Tumbuhan. DKI Jakarta memiliki catatan lebih banyak untuk kelompok Burung, Mamalia, Ikan. Kedua provinsi berada di Pulau Jawa, sehingga memiliki banyak kesamaan biogeografis.
Seluruh data perbandingan bersumber dari jaringan internasional yang mengumpulkan data keanekaragaman hayati dari institusi riset, museum, dan komunitas ilmuwan warga di seluruh dunia. Data diperbarui secara berkala dan mencerminkan catatan yang telah dipublikasikan.