Perbandingan Biodiversitas: DKI Jakarta vs Papua
Data keanekaragaman hayati berdampingan berdasarkan catatan biodiversitas untuk kedua provinsi.
Statistik Utama
Total Catatan
DKI Jakarta
11.643
Papua
321.508
UnggulEstimasi Spesies
DKI Jakarta
1.164
Papua
32.151
UnggulTakson Teratas
DKI Jakarta
Burung
Papua
Burung
Tren Observasi
DKI Jakarta
Menurun (-53%)
Papua
Menurun (-19%)
Perbandingan Komposisi Takson (Radar)
Grafik radar menampilkan 7 kelompok takson yang dinormalisasi (0-100%) untuk membandingkan profil biodiversitas kedua provinsi.
Komposisi Takson per Provinsi
DKI Jakarta
Papua
Tabel Perbandingan per Takson
| Takson | DKI Jakarta | Papua | Selisih | Unggul |
|---|---|---|---|---|
Burung | 4.072 | 270.043 | -265.971 | Papua |
Mamalia | 225 | 454 | -229 | Papua |
Reptil | 1.172 | 833 | +339 | DKI Jakarta |
Amfibi | 222 | 204 | +18 | DKI Jakarta |
Serangga | 3.586 | 24.622 | -21.036 | Papua |
Ikan | 821 | 772 | +49 | DKI Jakarta |
Tumbuhan | 781 | 17.919 | -17.138 | Papua |
| Total | 11.643 | 321.508 | -309.865 | Papua |
Narasi Perbandingan
Secara keseluruhan, Papua memiliki 321.508 catatan keanekaragaman hayati yang tercatat, sementara DKI Jakarta tercatat memiliki 11.643 catatan. Dengan rasio sekitar 27.6x, Papua menunjukkan jumlah data observasi yang lebih besar. Estimasi jumlah spesies untuk DKI Jakarta adalah sekitar 1.164, sedangkan Papua diperkirakan memiliki sekitar 32.151 spesies.
DKI Jakarta unggul dalam kelompok takson Reptil, Amfibi, Ikan. Papua unggul dalam kelompok takson Burung, Mamalia, Serangga, Tumbuhan.
Terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kedua provinsi ini, dengan Papua memiliki lebih dari dua kali lipat catatan dibandingkan DKI Jakarta. Hal ini dapat dipengaruhi oleh perbedaan intensitas survei, aksesibilitas wilayah, dan luas kawasan konservasi. Perlu dicatat bahwa DKI Jakarta dan Papua terletak di sisi yang berbeda dari Garis Wallace, sehingga komposisi fauna mereka secara alami sangat berbeda. DKI Jakarta berada di Pulau Jawa, sedangkan Papua berada di Pulau Papua.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa setiap provinsi di Indonesia memiliki keunikan keanekaragaman hayati tersendiri. Data di atas mencerminkan catatan yang telah dipublikasikan, bukan kelengkapan data sesungguhnya. Untuk eksplorasi lebih lanjut, kunjungi halaman masing-masing provinsi atau bandingkan dengan provinsi lain.
Pertanyaan Umum
Berdasarkan data yang tercatat, Papua memiliki lebih banyak catatan keanekaragaman hayati (321.508) dibandingkan DKI Jakarta (11.643). Namun, jumlah catatan tidak selalu mencerminkan keanekaragaman sesungguhnya karena dipengaruhi intensitas survei dan pelaporan.
DKI Jakarta memiliki catatan lebih banyak untuk kelompok Reptil, Amfibi, Ikan. Papua memiliki catatan lebih banyak untuk kelompok Burung, Mamalia, Serangga, Tumbuhan. Selain itu, keduanya berada di pulau yang berbeda (Jawa vs Papua) yang memengaruhi komposisi fauna dan flora.
Seluruh data perbandingan bersumber dari jaringan internasional yang mengumpulkan data keanekaragaman hayati dari institusi riset, museum, dan komunitas ilmuwan warga di seluruh dunia. Data diperbarui secara berkala dan mencerminkan catatan yang telah dipublikasikan.