Perbandingan Biodiversitas: DKI Jakarta vs Papua Barat Daya
Data keanekaragaman hayati berdampingan berdasarkan catatan biodiversitas untuk kedua provinsi.
Statistik Utama
Total Catatan
DKI Jakarta
11.643
UnggulPapua Barat Daya
799
Estimasi Spesies
DKI Jakarta
1.164
UnggulPapua Barat Daya
80
Takson Teratas
DKI Jakarta
Burung
Papua Barat Daya
Tumbuhan
Tren Observasi
DKI Jakarta
Menurun (-53%)
Papua Barat Daya
Menurun (-36%)
Perbandingan Komposisi Takson (Radar)
Grafik radar menampilkan 7 kelompok takson yang dinormalisasi (0-100%) untuk membandingkan profil biodiversitas kedua provinsi.
Komposisi Takson per Provinsi
DKI Jakarta
Papua Barat Daya
Tabel Perbandingan per Takson
| Takson | DKI Jakarta | Papua Barat Daya | Selisih | Unggul |
|---|---|---|---|---|
Burung | 4.072 | 0 | +4.072 | DKI Jakarta |
Mamalia | 225 | 0 | +225 | DKI Jakarta |
Reptil | 1.172 | 0 | +1.172 | DKI Jakarta |
Amfibi | 222 | 0 | +222 | DKI Jakarta |
Serangga | 3.586 | 5 | +3.581 | DKI Jakarta |
Ikan | 821 | 0 | +821 | DKI Jakarta |
Tumbuhan | 781 | 798 | -17 | Papua Barat Daya |
| Total | 11.643 | 799 | +10.844 | DKI Jakarta |
Narasi Perbandingan
Secara keseluruhan, DKI Jakarta memiliki 11.643 catatan keanekaragaman hayati yang tercatat, sementara Papua Barat Daya tercatat memiliki 799 catatan. Dengan rasio sekitar 14.6x, DKI Jakarta menunjukkan jumlah data observasi yang lebih besar. Estimasi jumlah spesies untuk DKI Jakarta adalah sekitar 1.164, sedangkan Papua Barat Daya diperkirakan memiliki sekitar 80 spesies.
DKI Jakarta unggul dalam kelompok takson Burung, Mamalia, Reptil, Amfibi, Serangga, Ikan. Papua Barat Daya unggul dalam kelompok takson Tumbuhan.
Terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kedua provinsi ini, dengan DKI Jakarta memiliki lebih dari dua kali lipat catatan dibandingkan Papua Barat Daya. Hal ini dapat dipengaruhi oleh perbedaan intensitas survei, aksesibilitas wilayah, dan luas kawasan konservasi. Perlu dicatat bahwa DKI Jakarta dan Papua Barat Daya terletak di sisi yang berbeda dari Garis Wallace, sehingga komposisi fauna mereka secara alami sangat berbeda. DKI Jakarta berada di Pulau Jawa, sedangkan Papua Barat Daya berada di Pulau Papua.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa setiap provinsi di Indonesia memiliki keunikan keanekaragaman hayati tersendiri. Data di atas mencerminkan catatan yang telah dipublikasikan, bukan kelengkapan data sesungguhnya. Untuk eksplorasi lebih lanjut, kunjungi halaman masing-masing provinsi atau bandingkan dengan provinsi lain.
Pertanyaan Umum
Berdasarkan data yang tercatat, DKI Jakarta memiliki lebih banyak catatan keanekaragaman hayati (11.643) dibandingkan Papua Barat Daya (799). Namun, jumlah catatan tidak selalu mencerminkan keanekaragaman sesungguhnya karena dipengaruhi intensitas survei dan pelaporan.
DKI Jakarta memiliki catatan lebih banyak untuk kelompok Burung, Mamalia, Reptil, Amfibi, Serangga, Ikan. Papua Barat Daya memiliki catatan lebih banyak untuk kelompok Tumbuhan. Selain itu, keduanya berada di pulau yang berbeda (Jawa vs Papua) yang memengaruhi komposisi fauna dan flora.
Seluruh data perbandingan bersumber dari jaringan internasional yang mengumpulkan data keanekaragaman hayati dari institusi riset, museum, dan komunitas ilmuwan warga di seluruh dunia. Data diperbarui secara berkala dan mencerminkan catatan yang telah dipublikasikan.