Memuat peta...
11 titik observasi di Papua Barat Daya
Peta LengkapTotal Rekaman
796
0.01% dari nasional
Estimasi Spesies
20
spesies tercatat
Peringkat Nasional
#37
dari 38 provinsi
Tren Tahunan
0.0%
2025 vs 2024
Papua Barat Daya mencakup wilayah selatan Kepala Burung dan kepulauan Raja Ampat, terdiri dari lebih dari 1.500 pulau di persimpangan Samudra Pasifik dan Hindia. Perairan laut di sini termasuk yang paling kaya biodiversitas di Bumi, ditopang oleh geologi tektonik yang kompleks.
Papua Barat Daya termasuk wilayah yang sangat kurang tersurvei dengan hanya 796 rekaman observasi. Minimnya data ini bukan berarti rendahnya keanekaragaman hayati, melainkan mencerminkan terbatasnya kegiatan survei dan dokumentasi di wilayah tersebut. Sayangnya, jumlah ini 98% di bawah rata-rata nasional per provinsi, mengindikasikan perlunya peningkatan upaya dokumentasi.
Dokumentasi di Papua Barat Daya didominasi oleh kelompok Tumbuhan yang mencakup 99% dari seluruh rekaman. Dominasi ini mungkin mencerminkan fokus penelitian tertentu atau kelimpahan alami kelompok tersebut di wilayah ini. Kelompok Serangga menempati posisi kedua dengan 5 rekaman (1%). Total 20 spesies unik telah tercatat di provinsi ini. Spesies paling sering teramati adalah Scaevola oppositifolia dengan 7 rekaman.
Yang perlu diwaspadai, terjadi penurunan 93% dalam volume rekaman di Papua Barat Daya selama tiga tahun terakhir. Penurunan ini dapat disebabkan oleh berkurangnya pendanaan penelitian, terbatasnya akses lapangan, atau pergeseran prioritas survei. Puncak dokumentasi terjadi pada tahun 1948 dengan 167 rekaman. Data tersedia dari rentang tahun 1872 hingga 2013, mencakup 141 tahun observasi. Secara biogeografis, Papua Barat Daya terletak di sebelah timur Garis Wallace, wilayah transisi yang menampung fauna dengan karakter Australasia. Posisi ini menjadikan provinsi ini memiliki potensi endemisme yang sangat tinggi dan komposisi spesies yang berbeda dari Jawa atau Sumatera.
Distribusi rekaman per kelompok takson
Klik nama takson untuk melihat detail spesies per kelompok di Papua Barat Daya
Data rekaman keanekaragaman hayati di Papua Barat Daya tersedia dari tahun 1872 hingga 2013. Puncak dokumentasi terjadi pada tahun 1948 dengan 167 rekaman.
Foto bersumber dari berbagai kontributor. Hak cipta milik masing-masing fotografer. Lisensi bervariasi per foto.
Papua Barat Daya memiliki 796 rekaman observasi keanekaragaman hayati yang tercatat. Angka ini menempatkan provinsi ini pada peringkat ke-37 secara nasional dari 38 provinsi di Indonesia.
Kelompok Tumbuhan memiliki jumlah rekaman tertinggi di Papua Barat Daya. Dominasi kelompok ini dapat mencerminkan fokus penelitian tertentu, aksesibilitas pengamatan, atau kelimpahan alami di wilayah Papua.
Berdasarkan data yang terhimpun, terdapat sekitar 20 spesies unik yang telah tercatat di Papua Barat Daya. Namun perlu dicatat bahwa angka ini kemungkinan jauh di bawah jumlah spesies yang sesungguhnya, karena banyak area yang belum tersurvei secara menyeluruh.
Belum. Data untuk Papua Barat Daya mencerminkan rekaman yang telah dikumpulkan dan dipublikasikan, bukan inventarisasi lengkap. Banyak area di provinsi ini masih memerlukan survei lebih lanjut, terutama untuk kelompok takson yang kurang terdokumentasi seperti serangga dan mikroorganisme.
Anda dapat berkontribusi melalui platform citizen science seperti iNaturalist. Dengan mengambil foto dan mendokumentasikan spesies yang Anda temui di Papua Barat Daya, Anda membantu meningkatkan pemahaman tentang biodiversitas di wilayah Papua.