Family Burseraceae · Order Sapindales
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-50.0% vs 2013
Anteng (Canarium asperum) termasuk dalam famili Burseraceae, ordo Sapindales, kelas Magnoliopsida. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 366 kali di Indonesia, tersebar di 14 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1857.
Maluku Utara merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 12 catatan (3.3% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Canarium asperum sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 14 provinsi, Anteng memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Maluku Utara | 12 | 3.3% |
| 2 | Papua Barat | 12 | 3.3% |
| 3 | Sulawesi Utara | 8 | 2.2% |
| 4 | Papua | 6 | 1.6% |
| 5 | Nusa Tenggara Timur | 5 | 1.4% |
| 6 | Maluku | 5 | 1.4% |
| 7 | Papua Barat Daya | 4 | 1.1% |
| 8 | Jawa Timur | 2 | 0.5% |
| 9 | Jawa Barat | 1 | 0.3% |
| 10 | Nusa Tenggara Barat | 1 | 0.3% |
| 11 | Kalimantan Barat | 1 | 0.3% |
| 12 | Kalimantan Tengah | 1 | 0.3% |
| 13 | Sulawesi Tenggara | 1 | 0.3% |
| 14 | Papua Tengah | 1 | 0.3% |
Jumlah catatan observasi Canarium asperum di Indonesia per tahun
Canarium asperum
Foto: Royal Botanic Gardens, Kew
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Canarium asperum
Foto: Royal Botanic Gardens, Kew
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Canarium asperum
Foto: Royal Botanic Gardens, Kew
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Canarium asperum
Foto: Royal Botanic Gardens, Kew
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/Canarium asperum
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/Canarium asperum
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/Canarium asperum
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/Canarium asperum
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/Canarium asperum
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/Canarium asperum
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/Canarium asperum
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/Canarium asperum
http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Anteng | Indonesia | Catalogue of Life |
| Damar Babi | Indonesia | Catalogue of Life |
| Damar Itam | Indonesia | Catalogue of Life |
| Kanari | Indonesia | Catalogue of Life |
| Kayu Leber | - | Catalogue of Life |
| Kenari | Melayu | Catalogue of Life |
| Kessi | Indonesia | Catalogue of Life |
| Pau Pau | - | Catalogue of Life |
| damar jahat | Indonesia | Catalogue of Life |
| Damar Jahat | Indonesia | The IUCN Red List of Threatened Species |
| Pagsahingin | - | The IUCN Red List of Threatened Species |
| Pagsahingin Bulog | - | The IUCN Red List of Threatened Species |
| Sulusalungan | - | The IUCN Red List of Threatened Species |
Anteng (Canarium asperum) telah tercatat di 14 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Maluku Utara dengan 12 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 366 catatan observasi Anteng (Canarium asperum) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1857. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Anteng memiliki nama ilmiah Canarium asperum. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Plantae, Phylum Tracheophyta, Class Magnoliopsida, Order Sapindales, Family Burseraceae, Genus Canarium.
150 titik observasi Canarium asperum di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.