Memuat peta...
80 titik observasi di Sulawesi Barat
Peta LengkapTotal Rekaman
1.789
0.03% dari nasional
Estimasi Spesies
20
spesies tercatat
Peringkat Nasional
#31
dari 38 provinsi
Tren Tahunan
-27.7%
2025 vs 2024
Sulawesi Barat adalah provinsi muda yang menempati pesisir barat pegunungan Sulawesi yang menghadap Selat Makassar. Medan curam naik dengan cepat dari dataran pantai yang sempit ke puncak-puncak melebihi 2.500 m, dengan banyak sungai pendek dan deras yang memotong hutan lebat.
Dengan 1.789 rekaman observasi, Sulawesi Barat masih tergolong provinsi yang belum tersurvei secara optimal. Diperlukan lebih banyak ekspedisi lapangan dan program citizen science untuk mengungkap kekayaan hayati yang sesungguhnya. Sayangnya, jumlah ini 96% di bawah rata-rata nasional per provinsi, mengindikasikan perlunya peningkatan upaya dokumentasi.
Kelompok Amfibi memimpin dokumentasi di Sulawesi Barat dengan 48% rekaman, namun kontribusi kelompok takson lainnya juga cukup signifikan. Kelompok lain yang menonjol meliputi Reptil, Serangga. Total 20 spesies unik telah tercatat di provinsi ini. Spesies paling sering teramati adalah Kodok-buduk sulawesi dengan 131 rekaman.
Aktivitas survei dan dokumentasi di Sulawesi Barat mengalami peningkatan signifikan sebesar 813% dalam tiga tahun terakhir. Lonjakan ini kemungkinan didorong oleh meningkatnya partisipasi dalam program citizen science dan ekspedisi penelitian terstruktur. Puncak dokumentasi terjadi pada tahun 2005 dengan 704 rekaman. Data tersedia dari rentang tahun 1888 hingga 2026, mencakup 138 tahun observasi. Secara biogeografis, Sulawesi Barat terletak di sebelah timur Garis Wallace, wilayah transisi yang menampung fauna dengan karakter Australasia. Posisi ini menjadikan provinsi ini memiliki potensi endemisme yang sangat tinggi dan komposisi spesies yang berbeda dari Jawa atau Sumatera.
Distribusi rekaman per kelompok takson
Klik nama takson untuk melihat detail spesies per kelompok di Sulawesi Barat
Data rekaman keanekaragaman hayati di Sulawesi Barat tersedia dari tahun 1888 hingga 2026. Puncak dokumentasi terjadi pada tahun 2005 dengan 704 rekaman. Dalam periode 2020-2026, total 327 rekaman telah dikumpulkan.
Foto bersumber dari berbagai kontributor. Hak cipta milik masing-masing fotografer. Lisensi bervariasi per foto.
Sulawesi Barat memiliki 1.789 rekaman observasi keanekaragaman hayati yang tercatat. Angka ini menempatkan provinsi ini pada peringkat ke-31 secara nasional dari 38 provinsi di Indonesia.
Kelompok Amfibi memiliki jumlah rekaman tertinggi di Sulawesi Barat. Dominasi kelompok ini dapat mencerminkan fokus penelitian tertentu, aksesibilitas pengamatan, atau kelimpahan alami di wilayah Sulawesi.
Berdasarkan data yang terhimpun, terdapat sekitar 20 spesies unik yang telah tercatat di Sulawesi Barat. Namun perlu dicatat bahwa angka ini kemungkinan jauh di bawah jumlah spesies yang sesungguhnya, karena banyak area yang belum tersurvei secara menyeluruh.
Belum. Data untuk Sulawesi Barat mencerminkan rekaman yang telah dikumpulkan dan dipublikasikan, bukan inventarisasi lengkap. Banyak area di provinsi ini masih memerlukan survei lebih lanjut, terutama untuk kelompok takson yang kurang terdokumentasi seperti serangga dan mikroorganisme.
Anda dapat berkontribusi melalui platform citizen science seperti iNaturalist. Dengan mengambil foto dan mendokumentasikan spesies yang Anda temui di Sulawesi Barat, Anda membantu meningkatkan pemahaman tentang biodiversitas di wilayah Sulawesi.