Family Burramyidae · Order Diprotodontia
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Russell A. Mittermeier;Don E. Wilson
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+0.0% vs 2010
Long-tailed Dormouse-phalanger (Cercartetus caudatus) termasuk dalam famili Burramyidae, ordo Diprotodontia, kelas Mammalia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 55 kali di Indonesia, tersebar di 2 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1877.
Papua Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 50 catatan (90.9% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan stabilitas dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Cercartetus caudatus sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan catatan hanya di 2 provinsi, pemahaman tentang persebaran aktual Long-tailed Dormouse-phalanger di Indonesia masih memerlukan survei lapangan lebih lanjut.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Papua Barat | 50 | 90.9% |
| 2 | Papua | 2 | 3.6% |
Jumlah catatan observasi Cercartetus caudatus di Indonesia per tahun
Cercartetus caudatus
Foto: Russell A. Mittermeier;Don E. Wilson
Cercartetus caudatus
Foto: Russell A. Mittermeier;Don E. Wilson
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Langschwanz-Bilchbeutler | Jerman | Catalogue of Life |
| Langschwänziger Schlafbeutler | Jerman | Catalogue of Life |
| Long-tailed Dormouse-phalanger | Inggris | Catalogue of Life |
| Long-tailed Pygmy Possum | Inggris | Catalogue of Life |
| Long-tailed Pygmy Possum | - | Phthiraptera.myspecies.info |
| Long-tailed Pygmy-possum | Inggris | Catalogue of Life |
| Neuguinea-Schlafbeutler | Jerman | Catalogue of Life |
| Possum-loir a longue queue | Prancis | Burramyidae |
| Pésum pigmeo de cola larga | - | Burramyidae |
| Queensland Pygmy Possum | Inggris | Catalogue of Life |
| long-tailed pygmy possum | Inggris | The Paleobiology Database |
Long-tailed Dormouse-phalanger (Cercartetus caudatus) telah tercatat di 2 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Papua Barat dengan 50 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 55 catatan observasi Long-tailed Dormouse-phalanger (Cercartetus caudatus) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1877. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Long-tailed Dormouse-phalanger memiliki nama ilmiah Cercartetus caudatus. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Mammalia, Order Diprotodontia, Family Burramyidae, Genus Cercartetus.
5 titik observasi Cercartetus caudatus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.