Family Agamidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
Foto: Kaiser, Hinrich;Carvalho, Venancio Lopes;Ceballos, Jester;Freed, Paul;Heacox, Scott;Lester, Barbara;Richards, Stephen J.;Trainor, Colin R.;Sanchez, Caitlin;O'Shea, Mark
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+0.0% vs 2025
Timor Flying Dragon (Draco timoriensis) termasuk dalam famili Agamidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 151 kali di Indonesia, tersebar di 2 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1846.
Nusa Tenggara Timur merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 131 catatan (86.8% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan stabilitas dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Draco timoriensis sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan catatan hanya di 2 provinsi, pemahaman tentang persebaran aktual Timor Flying Dragon di Indonesia masih memerlukan survei lapangan lebih lanjut.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Nusa Tenggara Timur | 131 | 86.8% |
| 2 | Maluku | 16 | 10.6% |
Jumlah catatan observasi Draco timoriensis di Indonesia per tahun
Draco timoriensis
Foto: Kaiser, Hinrich;Carvalho, Venancio Lopes;Ceballos, Jester;Freed, Paul;Heacox, Scott;Lester, Barbara;Richards, Stephen J.;Trainor, Colin R.;Sanchez, Caitlin;O'Shea, Mark
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Timor Flying Dragon | Inggris | Catalogue of Life |
| Timor-Flugdrache | Jerman | Catalogue of Life |
Timor Flying Dragon (Draco timoriensis) telah tercatat di 2 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Nusa Tenggara Timur dengan 131 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 151 catatan observasi Timor Flying Dragon (Draco timoriensis) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1846. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Timor Flying Dragon memiliki nama ilmiah Draco timoriensis. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Agamidae, Genus Draco.
145 titik observasi Draco timoriensis di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.