Conservation: CITES – Appendix I; U. S. ESA – Endangered; IUCN – Lower Risk (nt) as H. a. agilis and H. a. unko.
Sumber: Order Primates
Family Hylobatidae · Order Primates
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
47 titik observasi Hylobates agilis di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.

Foto: Russell A. Mittermeier;Anthony B. Rylands;Don E. Wilson
Otoritas penamaan: F.Cuvier, 1821 (1821)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): EN Terancam Punah
Dipublikasikan dalam: In É. Geoffroy and F. Cuvier, Hist. Nat. Mammifères vol.pt. 2 3(32) p.1-3, "Wouwou"
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+300.0% vs 2025
Owa Ungko (Hylobates agilis) termasuk dalam famili Hylobatidae, ordo Primates, kelas Mammalia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 178 kali di Indonesia, tersebar di 6 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1821.
Riau merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 24 catatan (13.5% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Hylobates agilis menunjukkan peningkatan signifikan (+300%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1821.
Catatan deskriptif tentang Hylobates agilis dari sumber literatur primer (via GBIF).
Conservation: CITES – Appendix I; U. S. ESA – Endangered; IUCN – Lower Risk (nt) as H. a. agilis and H. a. unko.
Sumber: Order Primates
Distribution: Malay Peninsula from the Mudah and Thepha Rivers on the north to the Perak and Kelanton Rivers on the south; Sumatra (Indonesia), SE of Lake Toba and the Singkil River.
Sumber: Order Primates
STATUS: CITES - Appendix I; U. S. ESA - Endangered.
Sumber: Order Primates
PROTECTED STATUS: CITES - Appendix I as Hylobates spp. and U. S. ESA - Endangered as Hylobates spp. (including Nomascus spp.).
Sumber: Order Primates
DISTRIBUTION: Malay Peninsula from the Mudah and Thepha rivers on the N. to the Perak and Kelanton rivers on the S.; Sumatra, S. E. of Lake Toba and the Singkil River; Kalimantan (Indonesian Borneo) between the Kapuas and Barito rivers.
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Hylobates agilis dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Hylobates albo griseus | Ludeking, 1862 | SYNONYM |
| Hylobates albo nigrescens | Ludeking, 1862 | SYNONYM |
| Hylobates rafflei | É.Geoffroy Saint-Hilaire, 1828 | SYNONYM |
| Hylobates rafflesi | Geoffroy, 1828 | SYNONYM |
| Hylobates unko | Lesson, 1829 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Riau | 24 | 13.5% |
| 2 | Sumatera Utara | 11 | 6.2% |
| 3 | Sumatera Barat | 5 | 2.8% |
| 4 | Jambi | 4 | 2.2% |
| 5 | Lampung | 2 | 1.1% |
| 6 | Sumatera Selatan | 1 | 0.6% |
Jumlah catatan observasi Hylobates agilis di Indonesia per tahun
Hylobates agilis
Foto: Russell A. Mittermeier;Anthony B. Rylands;Don E. Wilson
Hylobates agilis
Foto: Russell A. Mittermeier;Anthony B. Rylands;Don E. Wilson
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Agile Gibbon | Inggris | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Agile Gibbon or Black-handed Gibbon | Inggris | Catalogue of Life |
| Black-handed Gibbon | Inggris | Phthiraptera.myspecies.info |
| Dark-handed Gibbon | Inggris | Hylobatidae |
| Gibbon Agile | Prancis | Catalogue of Life |
| Gibbon agile | Prancis | Hylobatidae |
| Gibbone agile | Italia | Catalogue of Life |
| Gibon gil | - | Hylobatidae |
| Gibão-ágil | Portugis |
Berdasarkan data 178 observasi, Riau adalah provinsi dengan catatan Owa Ungko (Hylobates agilis) terbanyak — 24 observasi (13.5% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 6 provinsi.
Catatan pertama Owa Ungko (Hylobates agilis) di Indonesia tercatat pada tahun 1821. Hingga kini terdapat 178 catatan dari 6 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Owa Ungko (Hylobates agilis) berstatus "Terancam Punah" (kode EN). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Hylobates agilis dikenal dengan beberapa nama lokal: Owa Ungko, Ungko. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Ya, Hylobates agilis memiliki 5 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Hylobates albo griseus, Hylobates albo nigrescens, Hylobates rafflei. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Hylobates agilis diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Mammalia, Order Primates, Family Hylobatidae, Genus Hylobates. Spesies ini dideskripsikan oleh F.Cuvier, 1821.
Sumber: Order Primates
Habitat. Semi-deciduous monsoon and tropical evergreen forest up to 1400 m above sea level. The Agile Gibbon is found at its highest densities in dipterocarp-dominated forest, but it also occurs in swamp and lowland forest to hill, submontane, and montane forest. It prefers the middle and upper canopy.
Sumber: Hylobatidae
| Catalogue of Life |
| Gibó àgil | cat | Catalogue of Life |
| Gibón de Sonda Ágil | Spanyol | Catalogue of Life |
| Gibón ágil | Spanyol | Catalogue of Life |
| Oenka | Belanda | Catalogue of Life |
| Owa Ungko | Indonesia | Catalogue of Life |
| Schwarzhandgibbon | Jerman | Catalogue of Life |
| Svarthandad gibbon | swe | Catalogue of Life |
| Svarthåndgibbon | nob | Catalogue of Life |
| Ungka | Jerman | Catalogue of Life |
| Ungko | Indonesia | Catalogue of Life |
| Unka | Jerman | Catalogue of Life |