Family Agamidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
19 titik observasi Hypsilurus magnus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.

Foto: Jonathan Newman | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Otoritas penamaan: Manthey & Denzer, 2006 (2006)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Dipublikasikan dalam: Manthey, U., & Denzer, W. A revision of the Melanesian-Australian angle head lizards of the genus Hypsilurus (Sauria: Agamidae: Amphibolurinae), with description of four new species and one new subspecies.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-40.0% vs 2024
Gariau Forest Dragon (Hypsilurus magnus) termasuk dalam famili Agamidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 24 kali di Indonesia, tersebar di 2 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1903.
Papua Barat merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 12 catatan (50.0% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Hypsilurus magnus menunjukkan penurunan signifikan (-40%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1903.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Papua Barat | 12 | 50.0% |
| 2 | Papua | 6 | 25.0% |
Jumlah catatan observasi Hypsilurus magnus di Indonesia per tahun
Hypsilurus magnus
Foto: Jonathan Newman
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Hypsilurus magnus
Foto: Jonathan Newman
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Hypsilurus magnus
Foto: Jonathan Newman
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Hypsilurus magnus
Foto: Jonathan Newman
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Hypsilurus magnus
Foto: Brian_7c
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Hypsilurus magnus
Foto: Nur Khoirinnisaa
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Hypsilurus magnus
Foto: Farhan Adyn
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Hypsilurus magnus
Foto: Farhan Adyn
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Hypsilurus magnus
Foto: Ahmad Yasin Chumaedi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Hypsilurus magnus
Foto: Ahmad Yasin Chumaedi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Hypsilurus magnus
Foto: Ahmad Yasin Chumaedi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Hypsilurus magnus
Foto: Ahmad Yasin Chumaedi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Engelkopfagame | Jerman | Catalogue of Life |
| Gariau Forest Dragon | Inggris | Catalogue of Life |
| Gariau-Winkelkopfagame | Jerman | Catalogue of Life |
| New Guinea Forest Dragon | Inggris | Catalogue of Life |
| New Guinea Tree Dragon | Inggris | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 24 observasi, Papua Barat adalah provinsi dengan catatan Gariau Forest Dragon (Hypsilurus magnus) terbanyak — 12 observasi (50.0% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 2 provinsi.
Catatan pertama Gariau Forest Dragon (Hypsilurus magnus) di Indonesia tercatat pada tahun 1903. Hingga kini terdapat 24 catatan dari 2 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Gariau Forest Dragon (Hypsilurus magnus) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Hypsilurus magnus diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Agamidae, Genus Hypsilurus. Spesies ini dideskripsikan oleh Manthey & Denzer, 2006.