Family Apocynaceae · Order Gentianales
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Arief Hamidi | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Otoritas penamaan: Rudjiman
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): VU Rentan
Dipublikasikan dalam: Rudjiman. (n.d.). In: Agric. Univ. Wageningen Pap. 86(5): 82 (1986 Publ. 1987).
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+0.0% vs 1999
Kibatalia villosa (Kibatalia villosa) termasuk dalam famili Apocynaceae, ordo Gentianales, kelas Magnoliopsida. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 36 kali di Indonesia, tersebar di 5 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1929.
Kalimantan Selatan merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 10 catatan (27.8% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Kibatalia villosa relatif stabil pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1929.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Kalimantan Selatan | 10 | 27.8% |
| 2 | Kalimantan Timur | 6 | 16.7% |
| 3 | Jambi | 1 | 2.8% |
| 4 | Kalimantan Barat | 1 | 2.8% |
| 5 | Kalimantan Utara | 1 | 2.8% |
Jumlah catatan observasi Kibatalia villosa di Indonesia per tahun
Kibatalia villosa
Foto: Arief Hamidi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Kibatalia villosa
Foto: Arief Hamidi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Kibatalia villosa
Foto: Arief Hamidi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Kibatalia villosa
Foto: Naturalis Biodiversity Center
http://creativecommons.org/publicdomain/zero/1.0/Kibatalia villosa
Foto: Herbarium Bogoriense, National Research and Innovation Agency (BRIN)
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Kibatalia villosa
Foto: Herbarium Bogoriense, National Research and Innovation Agency (BRIN)
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Kibatalia villosa
Foto: Herbarium Bogoriense, National Research and Innovation Agency (BRIN)
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Kibatalia villosa
Foto: Herbarium Bogoriense, National Research and Innovation Agency (BRIN)
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Kibatalia villosa
Foto: Herbarium Bogoriense, National Research and Innovation Agency (BRIN)
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Kibatalia villosa
Foto: Herbarium Bogoriense, National Research and Innovation Agency (BRIN)
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Kibatalia villosa
Foto: Herbarium Bogoriense, National Research and Innovation Agency (BRIN)
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Kibatalia villosa
Foto: Herbarium Bogoriense, National Research and Innovation Agency (BRIN)
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Berdasarkan data 36 observasi, Kalimantan Selatan adalah provinsi dengan catatan Kibatalia villosa (Kibatalia villosa) terbanyak — 10 observasi (27.8% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 5 provinsi.
Catatan pertama Kibatalia villosa (Kibatalia villosa) di Indonesia tercatat pada tahun 1929. Hingga kini terdapat 36 catatan dari 5 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Kibatalia villosa (Kibatalia villosa) berstatus "Rentan" (kode VU). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Kibatalia villosa diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Plantae, Phylum Tracheophyta, Class Magnoliopsida, Order Gentianales, Family Apocynaceae, Genus Kibatalia. Spesies ini dideskripsikan oleh Rudjiman.
23 titik observasi Kibatalia villosa di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.