Conservation: IUCN 2003 and IUCN / SSC Action Plan (2001) – Lower Risk (lc).
Sumber: Order Chiroptera - Family Molossidae
Family Molossidae · Order Chiroptera
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Voon-Ching Lim;Rosli Ramli;Subha Bhassu;John-James Wilson
Otoritas penamaan: (de Blainville, 1840) (1840)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): NT Hampir Terancam
Dipublikasikan dalam: Osteogr. Mamm. vol.pt. 5 (Vespertilio) p.101
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-71.4% vs 1981
Tayo Malaya (Mops mops) termasuk dalam famili Molossidae, ordo Chiroptera, kelas Mammalia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 57 kali di Indonesia, tersebar di 3 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1821.
Aceh merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 21 catatan (36.8% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Mops mops menunjukkan penurunan signifikan (-71%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1821.
Catatan deskriptif tentang Mops mops dari sumber literatur primer (via GBIF).
Conservation: IUCN 2003 and IUCN / SSC Action Plan (2001) – Lower Risk (lc).
Sumber: Order Chiroptera - Family Molossidae
Distribution: W Malaysia, Sumatra, Borneo, perhaps Java.
Sumber: Order Chiroptera - Family Molossidae
Recorded at: Pahang: Krau Wildlife Reserve [4, 11, 41]; Selangor: Bukit Kutu Wildlife Reserve [51]; Kedah: Ulu Muda Forest Reserve [57].
Sumber: A checklist of the bats of Peninsular Malaysia and progress towards a DNA barcode reference library
Distribution and Ecological Notes Mops mops is found in peninsular Ma- laysia, Sumatra and Borneo (Corbet and Hill, 1992). The record from Java is doubt- ful (Hill, 1961). This species was captured in the same mist net and almost at the same time as P. stenopterus (see above). Cheiromeles tor- quatus was also collected from this locality. Medway (1969) considered this to be a gre- garious bat that roosts in dead or hollow trees and is often associated with the naked bat, C. torquatus.
Sumber: A review of bat research in Thailand with eight new species records for the country
Habitat. Malayan Free-tailed Bats caught in mist nets are usually c. 2 — 4 m above streams in forest habitats.
Sumber: Molossidae
Movements, Home range and Social organization. The Malayan Free-tailed Bat is often found sharing the same roost as the Greater Naked Bat (Cheiromeles torquatus).
Sumber: Molossidae
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Mops mops dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Dysopes mops | de Blainville, 1840 | SYNONYM |
| Tadarida mops | de Blainville, 1840 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Aceh | 21 | 36.8% |
| 2 | Kalimantan Barat | 6 | 10.5% |
| 3 | Sumatera Utara | 1 | 1.8% |
Jumlah catatan observasi Mops mops di Indonesia per tahun
Mops mops
Foto: Voon-Ching Lim;Rosli Ramli;Subha Bhassu;John-James Wilson
Mops mops
Foto: Bumrungsri, Sara;Harrison, David L.;Satasook, Chutamas;Prajukjitr, Amorn;Thong-Aree, Siriporn;Bates, Paul J. J.
Mops mops
Foto: Don E. Wilson;Russell A. Mittermeier
Mops mops
Foto: Don E. Wilson;Russell A. Mittermeier
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Kelasar Lubang Kayu | Melayu | Catalogue of Life |
| Malaiische Bulldoggfledermaus | Jerman | Catalogue of Life |
| Malaya-Bulldogfledermaus | Jerman | Molossidae |
| Malayan Free-tailed Bat | Inggris | Order Chiroptera - Family Molossidae |
| Malayan Free-tailed Bat. | Inggris | Catalogue of Life |
| Mops de Malasia | - | Molossidae |
| Mops malajski | pol | Catalogue of Life |
| Murciélago Rabudo Tropical de la Península de Malaca | Spanyol | Catalogue of Life |
| Tadaride de Malaisie | Prancis | Catalogue of Life |
| Tayo Malaya | Indonesia | Catalogue of Life |
| malaijienhännäkkö | fin | Catalogue of Life |
| tadarida malajská | ces | Catalogue of Life |
| ค้างคาวปากย่นมลายู | tha | Catalogue of Life |
| マレーシアオヒキコウモリ | Jepang | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 57 observasi, Aceh adalah provinsi dengan catatan Tayo Malaya (Mops mops) terbanyak — 21 observasi (36.8% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 3 provinsi.
Catatan pertama Tayo Malaya (Mops mops) di Indonesia tercatat pada tahun 1821. Hingga kini terdapat 57 catatan dari 3 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Tayo Malaya (Mops mops) berstatus "Hampir Terancam" (kode NT). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Mops mops dikenal dengan beberapa nama lokal: Tayo Malaya. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Ya, Mops mops memiliki 2 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Dysopes mops, Tadarida mops. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Mops mops diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Mammalia, Order Chiroptera, Family Molossidae, Genus Mops. Spesies ini dideskripsikan oleh (de Blainville, 1840).
21 titik observasi Mops mops di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.