Habitat. Primary tropical moist and secondary forest, rural gardens, and other degraded habitats.
Sumber: Phalangeridae
Family Phalangeridae · Order Diprotodontia
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Russell A. Mittermeier;Don E. Wilson
Otoritas penamaan: (Gray, 1860) (1860)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Dipublikasikan dalam: Proc. Zool. Soc. Lond. vol.1860 p.374
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+40.0% vs 2025
Kuskus Kuning (Phalanger ornatus) termasuk dalam famili Phalangeridae, ordo Diprotodontia, kelas Mammalia. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 57 kali di Indonesia, tersebar di 2 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1858.
Maluku Utara merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 25 catatan (43.9% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Phalanger ornatus menunjukkan peningkatan signifikan (+40%) pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1858.
Catatan deskriptif tentang Phalanger ornatus dari sumber literatur primer (via GBIF).
Habitat. Primary tropical moist and secondary forest, rural gardens, and other degraded habitats.
Sumber: Phalangeridae
Movements, Home range and Social organization. There is no information available for this species.
Sumber: Phalangeridae
Status and Conservation. Classified as Least Concern on The IUCN Red List. Although the Moluccan Cuscus is an island endemic with an extent of occurrence little more than 20,000 km? it is thought to have a large and reasonably stable population and seems to be tolerant to some degree of habitat degradation. The subspecies matabiru, which has sometimes been regarded as a separate species, is classified as Vulnerable on The IUCN Red List because ofits small insular distribution, threats from hunting, and its occurrence on Ternate Island with an active volcano.
Sumber: Phalangeridae
Descriptive notes. Head-body 35 - 5 — 42 cm, tail 28.5 - 36 cm; weight 1.2 - 2.2 kg. Usual fur of the Moluccan Cuscus is light brown to yellow or orange, with adults having highly irregular white patches and spotting and narrow dark dorsalstripe. Skull of the Moluccan Cuscus is small to medium-sized (condylobasal length 67 - 85 mm), with a prominent diastema between incisor and canine. In the population of the Moluccan Cuscus from Ternate (more occasionally from elsewhere), iris is blue.
Sumber: Phalangeridae
Conservation: IUCN – Lower Risk (lc). Apparently common.
Sumber: Order Diprotodontia
Distribution: Halmahera, Bacan, possibly Morotai Isls (Indonesia).
Sumber: Order Diprotodontia
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Maluku Utara | 25 | 43.9% |
| 2 | Maluku | 17 | 29.8% |
Jumlah catatan observasi Phalanger ornatus di Indonesia per tahun
Phalanger ornatus
Foto: Russell A. Mittermeier;Don E. Wilson
Phalanger ornatus
Foto: Russell A. Mittermeier;Don E. Wilson
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Blue-eyed Cuscus | Inggris | Catalogue of Life |
| Couscous des Moluques | Prancis | Catalogue of Life |
| Cuscus de las Molucas | - | Phalangeridae |
| Cuscus-das-Ilhas-Molucas | Portugis | Catalogue of Life |
| Cuscús de las Molucas | Spanyol | Catalogue of Life |
| Halmahera Cuscus | - | Phthiraptera.myspecies.info |
| Kuskus Kuning | Indonesia | Catalogue of Life |
| Kuskus Maluku | Indonesia | Catalogue of Life |
| Moluccan Cuscus | Inggris | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Molukken-Kuskus | Jerman | Phalangeridae |
| Ornate Cuscus | Inggris | Mammal Species of the World |
| Ornate Cuscus; Blue-eyed Cuscus (matabiru) | Inggris | Phalangeridae |
| Phalanger des Moluques | Prancis | Phalangeridae |
| matabiru | Inggris | Phalangeridae |
| molukkienkuskus | fin | Catalogue of Life |
| pałanka strojna | pol | Catalogue of Life |
| Украшенный кускус | rus | Catalogue of Life |
| カザリクスクス | Jepang | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 57 observasi, Maluku Utara adalah provinsi dengan catatan Kuskus Kuning (Phalanger ornatus) terbanyak — 25 observasi (43.9% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 2 provinsi.
Catatan pertama Kuskus Kuning (Phalanger ornatus) di Indonesia tercatat pada tahun 1858. Hingga kini terdapat 57 catatan dari 2 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Kuskus Kuning (Phalanger ornatus) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Di Indonesia dan Malaysia, Phalanger ornatus dikenal dengan beberapa nama lokal: Kuskus Kuning, Kuskus Maluku. Penamaan dapat berbeda antardaerah dan bahasa.
Phalanger ornatus diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Mammalia, Order Diprotodontia, Family Phalangeridae, Genus Phalanger. Spesies ini dideskripsikan oleh (Gray, 1860).
42 titik observasi Phalanger ornatus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.