Family Scincidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.
3 titik observasi Sphenomorphus minutus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.
Foto belum tersedia
Otoritas penamaan: (Meyer, 1874) (1874)
Status taksonomi: ACCEPTED
Status konservasi (IUCN): LC Risiko Rendah
Dipublikasikan dalam: Meyer, A. B. Eine Mittheilung von Hern. Dr. Adolf Berhard Meyer über die von ihm auf Neu-Guinea und den Inseln Jobi, Mysore und Mafoor im Jahre 1873 gesammelten Amphibien.
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
+0%
+0.0% vs 1944
Papuan Dwarf Forest Skink (Sphenomorphus minutus) termasuk dalam famili Scincidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 5 kali di Indonesia, tersebar di 2 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1929.
Maluku Utara merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 2 catatan (40.0% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Tren observasi tahunan Sphenomorphus minutus relatif stabil pada periode terakhir dibanding tahun sebelumnya, dengan catatan pertama pada tahun 1929.
Nama-nama ilmiah lain yang pernah digunakan untuk Sphenomorphus minutus dalam literatur taksonomi.
| Nama Sinonim | Otoritas | Status |
|---|---|---|
| Lygosoma comtum | Roux | SYNONYM |
| Lygosoma minuta | Meyer, 1874 | SYNONYM |
| Lygosoma minutum obtusirostrum | De Jong, 1927 | SYNONYM |
| Lygosoma minutum rotundirostrum | De Jong, 1927 | SYNONYM |
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Maluku Utara | 2 | 40.0% |
| 2 | Papua Barat | 1 | 20.0% |
Jumlah catatan observasi Sphenomorphus minutus di Indonesia per tahun
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Papuan Dwarf Forest Skink | Inggris | Catalogue of Life |
| Малый сфеноморфус | rus | Catalogue of Life |
Berdasarkan data 5 observasi, Maluku Utara adalah provinsi dengan catatan Papuan Dwarf Forest Skink (Sphenomorphus minutus) terbanyak — 2 observasi (40.0% dari total catatan di Indonesia). Spesies ini tersebar di 2 provinsi.
Catatan pertama Papuan Dwarf Forest Skink (Sphenomorphus minutus) di Indonesia tercatat pada tahun 1929. Hingga kini terdapat 5 catatan dari 2 provinsi, yang dihimpun dari survei lapangan, koleksi museum, dan platform citizen science.
Menurut IUCN Red List, Papuan Dwarf Forest Skink (Sphenomorphus minutus) berstatus "Risiko Rendah" (kode LC). Status ini mencerminkan tingkat risiko kepunahan global spesies, bukan khusus Indonesia.
Ya, Sphenomorphus minutus memiliki 4 nama sinonim ilmiah, di antaranya: Lygosoma comtum, Lygosoma minuta, Lygosoma minutum obtusirostrum. Nama sinonim adalah nama-nama lain yang pernah digunakan untuk spesies yang sama dalam literatur taksonomi.
Sphenomorphus minutus diklasifikasikan sebagai berikut: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Scincidae, Genus Sphenomorphus. Spesies ini dideskripsikan oleh (Meyer, 1874).