Perbandingan Biodiversitas: Banten vs DI Yogyakarta
Data keanekaragaman hayati berdampingan berdasarkan catatan biodiversitas untuk kedua provinsi.
Statistik Utama
Total Catatan
Banten
10.185
DI Yogyakarta
22.836
UnggulEstimasi Spesies
Banten
1.019
DI Yogyakarta
2.284
UnggulTakson Teratas
Banten
Serangga
DI Yogyakarta
Serangga
Tren Observasi
Banten
Stabil
DI Yogyakarta
Stabil
Perbandingan Komposisi Takson (Radar)
Grafik radar menampilkan 7 kelompok takson yang dinormalisasi (0-100%) untuk membandingkan profil biodiversitas kedua provinsi.
Komposisi Takson per Provinsi
Banten
DI Yogyakarta
Tabel Perbandingan per Takson
| Takson | Banten | DI Yogyakarta | Selisih | Unggul |
|---|---|---|---|---|
Burung | 1.119 | 2.413 | -1.294 | DI Yogyakarta |
Mamalia | 438 | 147 | +291 | Banten |
Reptil | 1.115 | 1.680 | -565 | DI Yogyakarta |
Amfibi | 374 | 1.195 | -821 | DI Yogyakarta |
Serangga | 4.621 | 7.444 | -2.823 | DI Yogyakarta |
Ikan | 121 | 250 | -129 | DI Yogyakarta |
Tumbuhan | 1.316 | 6.033 | -4.717 | DI Yogyakarta |
| Total | 10.185 | 22.836 | -12.651 | DI Yogyakarta |
Narasi Perbandingan
Secara keseluruhan, DI Yogyakarta memiliki 22.836 catatan keanekaragaman hayati yang tercatat, sementara Banten tercatat memiliki 10.185 catatan. Dengan rasio sekitar 2.2x, DI Yogyakarta menunjukkan jumlah data observasi yang lebih besar. Estimasi jumlah spesies untuk Banten adalah sekitar 1.019, sedangkan DI Yogyakarta diperkirakan memiliki sekitar 2.284 spesies.
Banten unggul dalam kelompok takson Mamalia. DI Yogyakarta unggul dalam kelompok takson Burung, Reptil, Amfibi, Serangga, Ikan, Tumbuhan.
Terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kedua provinsi ini, dengan DI Yogyakarta memiliki lebih dari dua kali lipat catatan dibandingkan Banten. Hal ini dapat dipengaruhi oleh perbedaan intensitas survei, aksesibilitas wilayah, dan luas kawasan konservasi. Kedua provinsi berada di Pulau Jawa, sehingga berbagi banyak kesamaan biogeografis meskipun tetap memiliki perbedaan ekosistem lokal.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa setiap provinsi di Indonesia memiliki keunikan keanekaragaman hayati tersendiri. Data di atas mencerminkan catatan yang telah dipublikasikan, bukan kelengkapan data sesungguhnya. Untuk eksplorasi lebih lanjut, kunjungi halaman masing-masing provinsi atau bandingkan dengan provinsi lain.
Pertanyaan Umum
Berdasarkan data yang tercatat, DI Yogyakarta memiliki lebih banyak catatan keanekaragaman hayati (22.836) dibandingkan Banten (10.185). Namun, jumlah catatan tidak selalu mencerminkan keanekaragaman sesungguhnya karena dipengaruhi intensitas survei dan pelaporan.
Banten memiliki catatan lebih banyak untuk kelompok Mamalia. DI Yogyakarta memiliki catatan lebih banyak untuk kelompok Burung, Reptil, Amfibi, Serangga, Ikan, Tumbuhan. Kedua provinsi berada di Pulau Jawa, sehingga memiliki banyak kesamaan biogeografis.
Seluruh data perbandingan bersumber dari jaringan internasional yang mengumpulkan data keanekaragaman hayati dari institusi riset, museum, dan komunitas ilmuwan warga di seluruh dunia. Data diperbarui secara berkala dan mencerminkan catatan yang telah dipublikasikan.