Biodiversitas Nusantara
Pencarian

Perbandingan Biodiversitas: Banten vs DI Yogyakarta

Data keanekaragaman hayati berdampingan berdasarkan catatan biodiversitas untuk kedua provinsi.

Statistik Utama

Total Catatan

Banten

10.758

DI Yogyakarta

23.447

Unggul

Estimasi Spesies

Banten

1.076

DI Yogyakarta

2.345

Unggul

Takson Teratas

Banten

Serangga

DI Yogyakarta

Serangga

Tren Observasi

Banten

Stabil

DI Yogyakarta

Stabil

Perbandingan Komposisi Takson (Radar)

Grafik radar menampilkan 7 kelompok takson yang dinormalisasi (0-100%) untuk membandingkan profil biodiversitas kedua provinsi.

Komposisi Takson per Provinsi

Banten

DI Yogyakarta

Tabel Perbandingan per Takson

TaksonBantenDI YogyakartaSelisihUnggul
Burung
1.1942.512-1.318DI Yogyakarta
Mamalia
448161+287Banten
Reptil
1.1641.709-545DI Yogyakarta
Amfibi
3951.208-813DI Yogyakarta
Serangga
4.7257.658-2.933DI Yogyakarta
Ikan
139251-112DI Yogyakarta
Tumbuhan
1.3456.192-4.847DI Yogyakarta
Total10.75823.447-12.689DI Yogyakarta

Narasi Perbandingan

Secara keseluruhan, DI Yogyakarta memiliki 23.447 catatan keanekaragaman hayati yang tercatat, sementara Banten tercatat memiliki 10.758 catatan. Dengan rasio sekitar 2.2x, DI Yogyakarta menunjukkan jumlah data observasi yang lebih besar. Estimasi jumlah spesies untuk Banten adalah sekitar 1.076, sedangkan DI Yogyakarta diperkirakan memiliki sekitar 2.345 spesies.

Banten unggul dalam kelompok takson Mamalia. DI Yogyakarta unggul dalam kelompok takson Burung, Reptil, Amfibi, Serangga, Ikan, Tumbuhan.

Terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kedua provinsi ini, dengan DI Yogyakarta memiliki lebih dari dua kali lipat catatan dibandingkan Banten. Hal ini dapat dipengaruhi oleh perbedaan intensitas survei, aksesibilitas wilayah, dan luas kawasan konservasi. Kedua provinsi berada di Pulau Jawa, sehingga berbagi banyak kesamaan biogeografis meskipun tetap memiliki perbedaan ekosistem lokal.

Perbandingan ini menunjukkan bahwa setiap provinsi di Indonesia memiliki keunikan keanekaragaman hayati tersendiri. Data di atas mencerminkan catatan yang telah dipublikasikan, bukan kelengkapan data sesungguhnya. Untuk eksplorasi lebih lanjut, kunjungi halaman masing-masing provinsi atau bandingkan dengan provinsi lain.

Pertanyaan Umum

Berdasarkan data yang tercatat, DI Yogyakarta memiliki lebih banyak catatan keanekaragaman hayati (23.447) dibandingkan Banten (10.758). Namun, jumlah catatan tidak selalu mencerminkan keanekaragaman sesungguhnya karena dipengaruhi intensitas survei dan pelaporan.

Banten memiliki catatan lebih banyak untuk kelompok Mamalia. DI Yogyakarta memiliki catatan lebih banyak untuk kelompok Burung, Reptil, Amfibi, Serangga, Ikan, Tumbuhan. Kedua provinsi berada di Pulau Jawa, sehingga memiliki banyak kesamaan biogeografis.

Seluruh data perbandingan bersumber dari jaringan internasional yang mengumpulkan data keanekaragaman hayati dari institusi riset, museum, dan komunitas ilmuwan warga di seluruh dunia. Data diperbarui secara berkala dan mencerminkan catatan yang telah dipublikasikan.

Perbandingan Terkait