Perbandingan Biodiversitas: DKI Jakarta vs DI Yogyakarta
Data keanekaragaman hayati berdampingan berdasarkan catatan biodiversitas untuk kedua provinsi.
Statistik Utama
Total Catatan
DKI Jakarta
11.101
DI Yogyakarta
22.836
UnggulEstimasi Spesies
DKI Jakarta
1.110
DI Yogyakarta
2.284
UnggulTakson Teratas
DKI Jakarta
Burung
DI Yogyakarta
Serangga
Tren Observasi
DKI Jakarta
Menurun (-70%)
DI Yogyakarta
Stabil
Perbandingan Komposisi Takson (Radar)
Grafik radar menampilkan 7 kelompok takson yang dinormalisasi (0-100%) untuk membandingkan profil biodiversitas kedua provinsi.
Komposisi Takson per Provinsi
DKI Jakarta
DI Yogyakarta
Tabel Perbandingan per Takson
| Takson | DKI Jakarta | DI Yogyakarta | Selisih | Unggul |
|---|---|---|---|---|
Burung | 3.791 | 2.413 | +1.378 | DKI Jakarta |
Mamalia | 212 | 147 | +65 | DKI Jakarta |
Reptil | 1.113 | 1.680 | -567 | DI Yogyakarta |
Amfibi | 205 | 1.195 | -990 | DI Yogyakarta |
Serangga | 3.505 | 7.444 | -3.939 | DI Yogyakarta |
Ikan | 807 | 250 | +557 | DKI Jakarta |
Tumbuhan | 748 | 6.033 | -5.285 | DI Yogyakarta |
| Total | 11.101 | 22.836 | -11.735 | DI Yogyakarta |
Narasi Perbandingan
Secara keseluruhan, DI Yogyakarta memiliki 22.836 catatan keanekaragaman hayati yang tercatat, sementara DKI Jakarta tercatat memiliki 11.101 catatan. Dengan rasio sekitar 2.1x, DI Yogyakarta menunjukkan jumlah data observasi yang lebih besar. Estimasi jumlah spesies untuk DKI Jakarta adalah sekitar 1.110, sedangkan DI Yogyakarta diperkirakan memiliki sekitar 2.284 spesies.
DKI Jakarta unggul dalam kelompok takson Burung, Mamalia, Ikan. DI Yogyakarta unggul dalam kelompok takson Reptil, Amfibi, Serangga, Tumbuhan.
Terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kedua provinsi ini, dengan DI Yogyakarta memiliki lebih dari dua kali lipat catatan dibandingkan DKI Jakarta. Hal ini dapat dipengaruhi oleh perbedaan intensitas survei, aksesibilitas wilayah, dan luas kawasan konservasi. Kedua provinsi berada di Pulau Jawa, sehingga berbagi banyak kesamaan biogeografis meskipun tetap memiliki perbedaan ekosistem lokal.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa setiap provinsi di Indonesia memiliki keunikan keanekaragaman hayati tersendiri. Data di atas mencerminkan catatan yang telah dipublikasikan, bukan kelengkapan data sesungguhnya. Untuk eksplorasi lebih lanjut, kunjungi halaman masing-masing provinsi atau bandingkan dengan provinsi lain.
Pertanyaan Umum
Berdasarkan data yang tercatat, DI Yogyakarta memiliki lebih banyak catatan keanekaragaman hayati (22.836) dibandingkan DKI Jakarta (11.101). Namun, jumlah catatan tidak selalu mencerminkan keanekaragaman sesungguhnya karena dipengaruhi intensitas survei dan pelaporan.
DKI Jakarta memiliki catatan lebih banyak untuk kelompok Burung, Mamalia, Ikan. DI Yogyakarta memiliki catatan lebih banyak untuk kelompok Reptil, Amfibi, Serangga, Tumbuhan. Kedua provinsi berada di Pulau Jawa, sehingga memiliki banyak kesamaan biogeografis.
Seluruh data perbandingan bersumber dari jaringan internasional yang mengumpulkan data keanekaragaman hayati dari institusi riset, museum, dan komunitas ilmuwan warga di seluruh dunia. Data diperbarui secara berkala dan mencerminkan catatan yang telah dipublikasikan.