Family Varanidae
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-80.1% vs 2025
Biawak air (Varanus salvator) termasuk dalam famili Varanidae, kelas Squamata. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 2.242 kali di Indonesia, tersebar di 33 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1884.
Bali merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 360 catatan (16.1% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Varanus salvator sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 33 provinsi, Biawak air memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Bali | 360 | 16.1% |
| 2 | DKI Jakarta | 279 | 12.4% |
| 3 | Jawa Barat | 231 | 10.3% |
| 4 | Jawa Tengah | 153 | 6.8% |
| 5 | Jawa Timur | 76 | 3.4% |
| 6 | Sumatera Utara | 70 | 3.1% |
| 7 | Nusa Tenggara Barat | 70 | 3.1% |
| 8 | Kalimantan Timur | 57 | 2.5% |
| 9 | Banten | 51 | 2.3% |
| 10 | Riau | 47 | 2.1% |
| 11 | Aceh | 38 | 1.7% |
| 12 | DI Yogyakarta | 37 | 1.7% |
| 13 | Kalimantan Tengah | 36 | 1.6% |
| 14 | Lampung | 34 | 1.5% |
| 15 | Sulawesi Tengah | 32 | 1.4% |
| 16 | Sulawesi Utara | 29 | 1.3% |
| 17 | Sumatera Barat | 25 | 1.1% |
| 18 | Jambi | 24 | 1.1% |
| 19 | Sumatera Selatan | 20 | 0.9% |
| 20 | Kalimantan Barat | 20 | 0.9% |
| 21 | Kepulauan Bangka Belitung | 17 | 0.8% |
| 22 | Kepulauan Riau | 17 | 0.8% |
| 23 | Kalimantan Selatan | 14 | 0.6% |
| 24 | Gorontalo | 12 | 0.5% |
| 25 | Nusa Tenggara Timur | 10 | 0.4% |
| 26 | Sulawesi Selatan | 10 | 0.4% |
| 27 | Bengkulu | 9 | 0.4% |
| 28 | Maluku | 4 | 0.2% |
| 29 | Kalimantan Utara | 3 | 0.1% |
| 30 | Sulawesi Barat | 2 | 0.1% |
| 31 | Sulawesi Tenggara | 1 | 0.0% |
| 32 | Maluku Utara | 1 | 0.0% |
| 33 | Papua Barat | 1 | 0.0% |
Jumlah catatan observasi Varanus salvator di Indonesia per tahun
Varanus salvator
Foto: Figueroa, Alex;Low, Martyn E. Y.;Lim, Kelvin K. P.
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Biawak air | Indonesia | Catalogue of Life |
| Bindenwaran | Jerman | Catalogue of Life |
| Common Water Monitor | Inggris | Catalogue of Life |
| Common water monitor | Inggris | The Paleobiology Database |
| Soa-Soa | Indonesia | Catalogue of Life |
| Southeast Asian Water Monitor | Inggris | Catalogue of Life |
| Yellow Monitor Lizard | Inggris | Catalogue of Life |
| អន្សង | khm | Checklist of extant species recorded in Keo Seima Wildlife Sanctuary, Cambodia |
| 圆鼻巨蜥 | Mandarin | Catalogue of Life |
Biawak air (Varanus salvator) telah tercatat di 33 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Bali dengan 360 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 2.242 catatan observasi Biawak air (Varanus salvator) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1884. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Biawak air memiliki nama ilmiah Varanus salvator. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Squamata, Family Varanidae, Genus Varanus.
150 titik observasi Varanus salvator di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.