Memuat peta...
80 titik observasi di Jawa Barat
Peta LengkapTotal Rekaman
66.957
1.24% dari nasional
Estimasi Spesies
20
spesies tercatat
Peringkat Nasional
#3
dari 38 provinsi
Tren Tahunan
+15.3%
2025 vs 2024
Jawa Barat adalah provinsi dengan aktivitas vulkanik tinggi dan banyak puncak melebihi 2.000 m, termasuk dataran tinggi Bandung yang dikelilingi gunung berapi. Pesisir selatannya curam dan bertebing, sementara pesisir utara terdiri dari dataran aluvial yang datar.
Dengan 66.957 rekaman observasi, Jawa Barat termasuk dalam kategori provinsi dengan dokumentasi keanekaragaman hayati yang cukup tinggi di Indonesia. Basis data yang substansial ini memberikan gambaran yang memadai tentang kehidupan liar di wilayah tersebut.
Komposisi takson di Jawa Barat menunjukkan variasi yang menarik. Serangga memiliki jumlah rekaman tertinggi dengan 21.937 catatan, diikuti oleh kelompok-kelompok lain yang berkontribusi secara proporsional. Total 20 spesies unik telah tercatat di provinsi ini. Spesies paling sering teramati adalah Tokek rumah dengan 1.018 rekaman.
Yang perlu diwaspadai, terjadi penurunan 24% dalam volume rekaman di Jawa Barat selama tiga tahun terakhir. Penurunan ini dapat disebabkan oleh berkurangnya pendanaan penelitian, terbatasnya akses lapangan, atau pergeseran prioritas survei. Puncak dokumentasi terjadi pada tahun 2022 dengan 10.856 rekaman. Data tersedia dari rentang tahun 1893 hingga 2026, mencakup 133 tahun observasi. Jawa Barat terletak di sebelah barat Garis Wallace, berada dalam zona zoogeografi Oriental dengan kekerabatan fauna yang erat dengan daratan Asia Tenggara.
Distribusi rekaman per kelompok takson
Klik nama takson untuk melihat detail spesies per kelompok di Jawa Barat
| # | Spesies | Rekaman |
|---|---|---|
| 1 | Gekko gecko | 1.018 |
| 2 | Duttaphrynus melanostictus | 893 |
| 3 | Chalcorana chalconota | 784 |
| 4 | Polypedates leucomystax | 703 |
| 5 | Bronchocela jubata | 665 |
| 6 | Pycnonotus aurigaster | 604 |
| 7 | Macaca fascicularis | 600 |
| 8 | Eutropis multifasciata | 537 |
| 9 | Calotes versicolor | 522 |
| 10 | Nephila pilipes | 518 |
| 11 | Orthetrum sabina | 477 |
| 12 | Ahaetulla prasina | 448 |
| 13 | Hypolimnas bolina | 438 |
| 14 | Hemidactylus platyurus | 435 |
| 15 | Hemidactylus frenatus | 357 |
| 16 | Papilio memnon | 317 |
| 17 | Lissachatina fulica | 295 |
| 18 | Phrynoidis asper | 294 |
| 19 | Passer montanus | 288 |
| 20 | Cocos nucifera | 263 |
Data rekaman keanekaragaman hayati di Jawa Barat tersedia dari tahun 1893 hingga 2026. Puncak dokumentasi terjadi pada tahun 2022 dengan 10.856 rekaman. Dalam periode 2020-2026, total 47.329 rekaman telah dikumpulkan.
Foto bersumber dari berbagai kontributor. Hak cipta milik masing-masing fotografer. Lisensi bervariasi per foto.
Jawa Barat memiliki 66.957 rekaman observasi keanekaragaman hayati yang tercatat. Angka ini menempatkan provinsi ini pada peringkat ke-3 secara nasional dari 38 provinsi di Indonesia.
Kelompok Serangga memiliki jumlah rekaman tertinggi di Jawa Barat. Dominasi kelompok ini dapat mencerminkan fokus penelitian tertentu, aksesibilitas pengamatan, atau kelimpahan alami di wilayah Jawa.
Berdasarkan data yang terhimpun, terdapat sekitar 20 spesies unik yang telah tercatat di Jawa Barat. Namun perlu dicatat bahwa angka ini kemungkinan jauh di bawah jumlah spesies yang sesungguhnya, karena banyak area yang belum tersurvei secara menyeluruh.
Belum. Data untuk Jawa Barat mencerminkan rekaman yang telah dikumpulkan dan dipublikasikan, bukan inventarisasi lengkap. Banyak area di provinsi ini masih memerlukan survei lebih lanjut, terutama untuk kelompok takson yang kurang terdokumentasi seperti serangga dan mikroorganisme.
Anda dapat berkontribusi melalui platform citizen science seperti iNaturalist. Dengan mengambil foto dan mendokumentasikan spesies yang Anda temui di Jawa Barat, Anda membantu meningkatkan pemahaman tentang biodiversitas di wilayah Jawa.