Memuat peta...
80 titik observasi di Jawa Tengah
Peta LengkapTotal Rekaman
24.084
0.45% dari nasional
Estimasi Spesies
20
spesies tercatat
Peringkat Nasional
#14
dari 38 provinsi
Tren Tahunan
+59.4%
2025 vs 2024
Jawa Tengah memiliki punggung vulkanik yang dramatis membentang dari timur ke barat, termasuk Dataran Tinggi Dieng dan Gunung Slamet, diapit oleh dataran rendah padi yang subur di pantai utara dan selatan. Kepulauan Karimunjawa terletak di lepas pantai utara di Laut Jawa.
Jawa Tengah memiliki 24.084 rekaman observasi keanekaragaman hayati dalam basis data GBIF. Jumlah ini mencerminkan upaya dokumentasi yang moderat di wilayah tersebut. Sayangnya, jumlah ini 51% di bawah rata-rata nasional per provinsi, mengindikasikan perlunya peningkatan upaya dokumentasi.
Komposisi takson di Jawa Tengah terdistribusi secara merata, yang menunjukkan dokumentasi yang komprehensif di berbagai kelompok organisme. Setidaknya 7 kelompok takson memiliki representasi yang signifikan, menjadikan provinsi ini sebagai contoh dokumentasi keanekaragaman hayati yang seimbang. Total 20 spesies unik telah tercatat di provinsi ini. Spesies paling sering teramati adalah Tokek rumah dengan 1.013 rekaman.
Aktivitas dokumentasi di Jawa Tengah relatif stabil dalam beberapa tahun terakhir, menunjukkan konsistensi dalam upaya pemantauan keanekaragaman hayati. Puncak dokumentasi terjadi pada tahun 2025 dengan 4.994 rekaman. Data tersedia dari rentang tahun 1891 hingga 2026, mencakup 135 tahun observasi. Jawa Tengah terletak di sebelah barat Garis Wallace, berada dalam zona zoogeografi Oriental dengan kekerabatan fauna yang erat dengan daratan Asia Tenggara.
Distribusi rekaman per kelompok takson
Klik nama takson untuk melihat detail spesies per kelompok di Jawa Tengah
| # | Spesies | Rekaman |
|---|---|---|
| 1 | Gekko gecko | 1.013 |
| 2 | Duttaphrynus melanostictus | 540 |
| 3 | Calotes versicolor | 345 |
| 4 | Eutropis multifasciata | 228 |
| 5 | Orthetrum sabina | 199 |
| 6 | Hemidactylus platyurus | 187 |
| 7 | Bronchocela jubata | 183 |
| 8 | Hypolimnas bolina | 182 |
| 9 | Macaca fascicularis | 175 |
| 10 | Chalcorana chalconota | 165 |
| 11 | Varanus salvator | 153 |
| 12 | Polypedates leucomystax | 144 |
| 13 | Lonchura leucogastroides | 143 |
| 14 | Pycnonotus aurigaster | 132 |
| 15 | Geopelia striata | 132 |
| 16 | Passer montanus | 118 |
| 17 | Lissachatina fulica | 116 |
| 18 | Nephila pilipes | 108 |
| 19 | Felis catus | 108 |
| 20 | Neurothemis terminata | 106 |
Data rekaman keanekaragaman hayati di Jawa Tengah tersedia dari tahun 1891 hingga 2026. Puncak dokumentasi terjadi pada tahun 2025 dengan 4.994 rekaman. Dalam periode 2020-2026, total 19.313 rekaman telah dikumpulkan.
Foto bersumber dari berbagai kontributor. Hak cipta milik masing-masing fotografer. Lisensi bervariasi per foto.
Jawa Tengah memiliki 24.084 rekaman observasi keanekaragaman hayati yang tercatat. Angka ini menempatkan provinsi ini pada peringkat ke-14 secara nasional dari 38 provinsi di Indonesia.
Kelompok Serangga memiliki jumlah rekaman tertinggi di Jawa Tengah. Dominasi kelompok ini dapat mencerminkan fokus penelitian tertentu, aksesibilitas pengamatan, atau kelimpahan alami di wilayah Jawa.
Berdasarkan data yang terhimpun, terdapat sekitar 20 spesies unik yang telah tercatat di Jawa Tengah. Namun perlu dicatat bahwa angka ini kemungkinan jauh di bawah jumlah spesies yang sesungguhnya, karena banyak area yang belum tersurvei secara menyeluruh.
Belum. Data untuk Jawa Tengah mencerminkan rekaman yang telah dikumpulkan dan dipublikasikan, bukan inventarisasi lengkap. Banyak area di provinsi ini masih memerlukan survei lebih lanjut, terutama untuk kelompok takson yang kurang terdokumentasi seperti serangga dan mikroorganisme.
Anda dapat berkontribusi melalui platform citizen science seperti iNaturalist. Dengan mengambil foto dan mendokumentasikan spesies yang Anda temui di Jawa Tengah, Anda membantu meningkatkan pemahaman tentang biodiversitas di wilayah Jawa.