Family Cichlidae · Order Perciformes
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Freyhof, Jörg;Yoğurtçuoğlu, Baran;Jouladeh-Roudbar, Arash;Kaya, Cüneyt
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-66.7% vs 2024
Convict Cichlid (Amatitlania nigrofasciata) termasuk dalam famili Cichlidae, ordo Perciformes. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 15 kali di Indonesia, tersebar di 5 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 2013.
Jawa Tengah merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 4 catatan (26.7% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Amatitlania nigrofasciata sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan catatan hanya di 5 provinsi, pemahaman tentang persebaran aktual Convict Cichlid di Indonesia masih memerlukan survei lapangan lebih lanjut.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Jawa Tengah | 4 | 26.7% |
| 2 | Sumatera Barat | 3 | 20.0% |
| 3 | Bali | 2 | 13.3% |
| 4 | Jawa Barat | 1 | 6.7% |
| 5 | Jawa Timur | 1 | 6.7% |
Jumlah catatan observasi Amatitlania nigrofasciata di Indonesia per tahun
Amatitlania nigrofasciata
Foto: Freyhof, Jörg;Yoğurtçuoğlu, Baran;Jouladeh-Roudbar, Arash;Kaya, Cüneyt
Amatitlania nigrofasciata
Foto: Freyhof, Jörg;Yoğurtçuoğlu, Baran;Jouladeh-Roudbar, Arash;Kaya, Cüneyt
| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Acará-zebra | Portugis | Catálogo Taxonômico da Fauna do Brasil |
| Chogorra | Spanyol | Catalogue of Life |
| Ciclídeo-zebra | Portugis | Catálogo Taxonômico da Fauna do Brasil |
| Congo | Spanyol | Catalogue of Life |
| Convict Cichlid | Inggris | Catalogue of Life |
| Convict cichlid | Inggris | TAXREF |
| Convicto | Spanyol | Catalogue of Life |
| Mojarra | Spanyol | Catalogue of Life |
| Mojarra Rayada | Spanyol | Catalogue of Life |
Convict Cichlid (Amatitlania nigrofasciata) telah tercatat di 5 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Jawa Tengah dengan 4 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 15 catatan observasi Convict Cichlid (Amatitlania nigrofasciata) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 2013. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Convict Cichlid memiliki nama ilmiah Amatitlania nigrofasciata. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Order Perciformes, Family Cichlidae, Genus Amatitlania.
14 titik observasi Amatitlania nigrofasciata di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.