Family Bucerotidae · Order Bucerotiformes
Data diperbarui secara berkala dari berbagai sumber observasi biodiversitas.

Foto: Pandu Ilmi Prastyanto | http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/
Status taksonomi: ACCEPTED
Total Catatan di Indonesia
0
Provinsi Ditemukan
0
dari 38 provinsi
Catatan Pertama
0
tahun pertama tercatat
Tren Tahunan
-0%
-89.6% vs 2024
Black Hornbill (Anthracoceros malayanus) termasuk dalam famili Bucerotidae, ordo Bucerotiformes, kelas Aves. Berdasarkan data yang terhimpun, spesies ini telah tercatat sebanyak 793 kali di Indonesia, tersebar di 12 provinsi. Catatan pertama tercatat pada tahun 1889.
Kalimantan Tengah merupakan provinsi dengan catatan observasi terbanyak untuk spesies ini, dengan 24 catatan (3.0% dari total). Data distribusi ini mencerminkan akumulasi dari berbagai kegiatan survei, penelitian, dan kontribusi citizen science. Pola distribusi yang tercatat mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan persebaran alami spesies, karena dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah.
Data distribusi yang ditampilkan di halaman ini merepresentasikan akumulasi catatan observasi dari berbagai sumber, termasuk survei lapangan oleh peneliti profesional, koleksi museum dan herbarium, serta kontribusi dari komunitas pengamat alam melalui platform citizen science. Penting untuk diingat bahwa pola persebaran yang terlihat mungkin dipengaruhi oleh intensitas pengamatan di masing-masing wilayah, sehingga tidak selalu mencerminkan persebaran alami spesies secara utuh. Tren temporal menunjukkan penurunan signifikan dalam jumlah catatan observasi, yang dapat dipengaruhi oleh perubahan intensitas survei, peningkatan partisipasi citizen science, atau perubahan kondisi habitat.
Memahami distribusi dan status populasi Anthracoceros malayanus sangat penting untuk upaya konservasi di Indonesia. Data observasi seperti yang ditampilkan di halaman ini membantu para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengidentifikasi habitat kritis, memantau perubahan populasi dari waktu ke waktu, dan merancang strategi perlindungan yang tepat sasaran. Dengan persebaran di 12 provinsi, Black Hornbill memiliki jangkauan geografis yang relatif luas di Indonesia, meskipun kepadatan observasi dapat bervariasi signifikan antarwilayah.
| # | Provinsi | Catatan | % |
|---|---|---|---|
| 1 | Kalimantan Tengah | 24 | 3.0% |
| 2 | Kalimantan Barat | 10 | 1.3% |
| 3 | Kalimantan Timur | 9 | 1.1% |
| 4 | Riau | 7 | 0.9% |
| 5 | Aceh | 4 | 0.5% |
| 6 | Kalimantan Utara | 4 | 0.5% |
| 7 | Bengkulu | 3 | 0.4% |
| 8 | Lampung | 3 | 0.4% |
| 9 | Sumatera Barat | 1 | 0.1% |
| 10 | Jambi | 1 | 0.1% |
| 11 | Sumatera Selatan | 1 | 0.1% |
| 12 | Kepulauan Bangka Belitung | 1 | 0.1% |
Jumlah catatan observasi Anthracoceros malayanus di Indonesia per tahun
Anthracoceros malayanus
Foto: Pandu Ilmi Prastyanto
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Anthracoceros malayanus
Foto: kratzra
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Anthracoceros malayanus
Foto: Alas Exploration
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Anthracoceros malayanus
Foto: Desita Dyah D A Kusumaningrum
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Anthracoceros malayanus
Foto: Chatlin Mulalinda
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Anthracoceros malayanus
Foto: ian_syah
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Anthracoceros malayanus
Foto: Renhart Jemi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Anthracoceros malayanus
Foto: Renhart Jemi
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Anthracoceros malayanus
Foto: squirrel_cheeks
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Anthracoceros malayanus
Foto: anneowen2000
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Anthracoceros malayanus
Foto: Pandu Ilmi Prastyanto
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/Anthracoceros malayanus
Foto: Pandu Ilmi Prastyanto
http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0/| Nama | Bahasa | Sumber |
|---|---|---|
| Black Hornbill | Inggris | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Calao charbonnier | Prancis | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Cálao malayo | Spanyol | Integrated Taxonomic Information System (ITIS) |
| Malaien-Hornvogel | Jerman | Taxon list of animals with German names (worldwide) compiled at the SMNS |
| black hornbill | Inggris | Phthiraptera.myspecies.info |
| malayhornfugl | nob | Catalogue of Life |
Black Hornbill (Anthracoceros malayanus) telah tercatat di 12 provinsi di Indonesia. Provinsi dengan catatan terbanyak adalah Kalimantan Tengah dengan 24 observasi. Distribusi ini berdasarkan data observasi yang tercatat dan mungkin tidak mencerminkan persebaran alami secara lengkap.
Terdapat 793 catatan observasi Black Hornbill (Anthracoceros malayanus) di Indonesia berdasarkan data yang tercatat. Catatan pertama tercatat pada tahun 1889. Data ini berasal dari berbagai sumber termasuk museum, survei lapangan, dan platform citizen science seperti iNaturalist.
Black Hornbill memiliki nama ilmiah Anthracoceros malayanus. Klasifikasi lengkapnya: Kingdom Animalia, Phylum Chordata, Class Aves, Order Bucerotiformes, Family Bucerotidae, Genus Anthracoceros.
150 titik observasi Anthracoceros malayanus di Indonesia
Memuat peta...
Setiap titik merepresentasikan satu lokasi observasi yang tercatat. Klik titik untuk melihat detail.